Syarat Pembuatan Paspor Kantor Imigrasi Giant Margorejo dan Kantor Imigrasi Waru

Membuat paspor baru memang sudah direncanakan jauh-jauh hari karena paspornya mau dipakai bulan April sedangkan masa kadaluarsa hanya sampai bulan Agustus. Niatnya sebenarnya daftar via online, tapi berhubung anak saya libur hari raya Rabo Abu jadinya dadakan saja perpanjang paspornya alias datang langsung. Maunya sih coba daftar di Kantor Imigrasi yang ada di Giant Margorejo (Maspion Square). Malam hari sudah survey duluan ke sana. Ternyata apa yang saya baca lewat beberapa blog yang ada, sudah berbeda semua aturan mainnya.

Dulu Kantor Imigrasi Giant Margorejo berada dilantai 2, sekarang ternyata sudah pindah ke bawah, tepatnya persis disamping eskalator pintu utama yang dulu ditempati stand sepatu Bata. Jadi saat ini kantor Imigrasinya sudah punya pintu sendiri menghadap parkiran sebelah barat. Nah jadi kalo dulu bukanya mengikuti jadwal buka mall sekarang kantor imigrasinya buka mulai pukul 7 pagi dan antriannya sudah dibuka mulai pukul 5 subuh. Beberapa teman ada yang menyarankan supaya titip “absen” saja pada pak satpam, jadi ngga usah datang subuh, cukup saat kantor buka. Tapi ternyata sekarang udah ngga bisa πŸ˜€ satpamnya pada ngga berani, karena dikaca kantor udah ditempel kertas yang diprint yang tertulis “TIDAK MENERIMA NOMER URUT DARI ORANG LAIN” hehehe setelah saya cari info katanya ada beberapa satpam yang diberhentikan karena menjadi “calo” dikantor Imigrasi Giant.

Setelah tau semua trik akhirnya diputuskan besoknya bangun pukul 5 pagi, plus bawa bekal untuk dimakan dijalan. Tapi ternyata ALARM SAYA NGADAT sodara-sodara, pukul 5:45 saya baru bangun, alhasil sampe Giant Margorejo pukul 6:30 dan ternyata sudah abis nomer antriannya 😦 (Di Kantor Imigrasi Giant Margorejo cuma dibatasi 90 pemohon tiap harinya). Sekedar info, mending parkir dulu aja diluar, kalo udah pasti dapat nomer baru masuk. Saya kena PHP pak satpam, suruh masuk, saya udah tanya katanya ada-ada. Eh begitu udah ambil tiket, istri saya balik katanya udah abis. Terpaksa bayar 5 rb padahal cuma lewat aja 😦

Show must go on, karena anak saya cuma libur hari ini, kalo ditunda besok bakalan harus ijin. Akhirnya pake plan ke 2 (padahal asli ngga ada itu plan ke 2 dalam pikiran kami), yaitu mengejar yang di Kantor Imigrasi Kelas 1 Waru. Pukul 7 kami sudah tiba di kantor Imigrasi Waru. Parkir mobil sekarang cukup luas, ada gudang selisih 2 rumah dari Kantor Imigrasi yang dipakai sebagai tempat parkir mobil, bayar 10rb.

Nah ternyata di kantor Imigrasi Waru pun aturan juga sudah berubah. Penerimaan berkas TIDAK DIBATASI, yang dibatasi hanya waktunya yaitu berkas masuk terakhir maksimal pukul 10 pagi. Saat saya datang yang antri sudah sekitar 100 orang lebih. Antrian cukup teratur saya lihat karena petugas yang bernama Pak Prie cukup tegas namun sabar dan banyak memberikan info pada pengunjung.

Tepat pukul 7:30 kantor dibuka, antrian dibagi menjadi 3 bagian yaitu antrian datang langsung / walk in, antrian daftar on line dan antrian manula diatas 65 tahun. Jadi masuknya bergantian diantara 3 antrian itu. Sebelum mendapatkan formulir semua pengunjung dicek satu persatu apakah semua berkas sudah dibawa dan dipersiapkan, terutama berkas aslinya. Kalo udah lengkap semua baru kita dapat nomer antrian sesuai cara kita datang dan map berisi formulir yang harus diisi. Kode A sekian adalah untuk manula, kode B sekian adalah untuk yang datang langsung dan kode F sekian adalah yang datang menggunakan jadwal online.

Nah tunggu saja sampai mbelenger dan berharap jangan sampai kena waktu istirahat pukul 12:00-13:00. Kami nyaris saja kena jam makan siang, untung setelah pukul 11 antrian manula dan online udah abis sehingga antrian walk in jalannya cepat dan pukul 11:30 akhirnya dipanggil juga masuk. Jangan takut saat masuk, karena petugasnya sekarang rata-rata masih muda dan nyantai, proses wawancara pun hanya sekedar formalitas apalagi bila kita sudah punya paspor. Jangan lupa untuk mengisi form permohonan pengembalian paspor lama kita, sudah disediakan oleh imigrasi tinggal isi dan tanda tangan kok.

Setelah foto dan scan jari kita mendapat kupon untuk membayar di BNI cabang mana saja dan setelah 3 hari kerja paspor bisa diambil di loket pengambilan di depan.

Persyaratan permohonan paspor:

  1. KTP
  2. KSK
  3. Akte lahir / surat nikah / ijasah (SD/SMP/SMA) / surat baptis
  4. SBKRI (Surat Bukti Kewarganegaraan RI) bila diperlukan
  5. Surat ganti nama (bila diperlukan)
  6. Surat ijin / rekomendasidari instansi bagi TNI / PNS / POLRI / BUMN
  7. Paspor lama (bagi pemohon penggantian)
  8. Surat kehilangan dari Kepolisian setempat bila permohonan

Semua persyaratan harus dilampirkan surat aslinya beserta 1 lembar fotocopy ukuran A4, untuk KTP harus diperbesar dan kertas A4-nya jangan dipotong. Untuk paspor yang difotocopy adalah halaman depan yang ada fotonya dan halaman belakang yang ada keterangan nomer paspor lama kita (dibuat dalam 1 lembar A4).

Untuk paspor anak (dibawah 18 tahun) persyaratannya:

  1. Surat pernyataan dari orang tua diatas meterai (surat diberi oleh pihak imigrasi, kita tinggal isi dan pempel meterai)
  2. KTP kedua orang tua dan fotocopynya masing-masing
  3. KSK (Kartu Susunan Keluarga) dan fotocopynya
  4. Paspor lama (bila ada) dan fotocopynya
  5. Paspor orang tua dan fotocopynya (Syarat ini tidak ditulis di kantor imigrasi, tetapi kenyataannya diminta)
  6. Harus didampingi oleh orang tua

Semua surat harus difotocopy diatas kertas ukuran A4, jangan lupa bila anak dan orang tua habisnya bersamaan maka berkas anak dan orang tua syarat fotocopynya sendiri-sendiri. Jadi misal KTP orang tua harus fotocopy 3x untuk ayah, ibu dan anak. Begitu juga untuk KSK dan paspor lama.

Sebenarnya kalo dipikir-pikir meskipun kita nunggu antrian sampai bosan tetapi yang lebih kasihan itu petugas foto / wawancaranya, karena dalam sehari pemohon paspor itu bisa sampai 500-700 pemohon dan biasanya mereka baru selesai bekerja itu sore / malam hari. Saya tanya pada tukang majalah kalo kantor imigrasi sering baru selesai setelah pukul 19:00.

Untuk pengajuan paspor online bisa membuka https://ipass.imigrasi.go.id:9443/xpnet/faces/xpnet-main.xhtml

Bila antrian terlalu lama dan ingin ditinggal, saat ini info antrian sudah memakai sistem online jadi dari mana saja dapat dipantau apakah antrian hampir mendekati nomer kita. Buka saja http://surabaya.imigrasi.go.id/infoantrian/ otomatis nomer antrian akan terlihat realtime.

Info tambahan:

  1. Pemohon harus hadir sendiri dan harus ada saat nomer dipanggil, bila tidak ada nomer hangus dan harus antri lagi.
  2. Tidak ada yang namanya denda karena paspor hangus, karena begitu paspor habis masa berlaku maka pengajuan paspor kembali seperti saat tidak mempunyai paspor cuma syaratnya disertakan paspor lama. Jadi bila paspor kadaluarsa, buat saja saat baru diperlukan.
  3. Paspor sudah kadaluarsa atau sudah tidak bisa digunakan 6 bulan sebelum masa kadaluarsa yang tertulis di paspor habis. Jadi bila pada paspor tertulis habis masa berlaku bulan Desember, maka bulan juli kita sudah tidak bisa menggunakan paspor itu untuk ke luar negeri.
  4. Sebelum kadaluarsa kita tetap diperbolehkan memperbarui paspor, misal kadaluarsa bulan Desember maka bulan April pun kita sudah diperbolehkan memperbarui paspor.
  5. Usahakan semua berkas sudah lengkap saat datang karena bisa jadi bila fotocopy dilokasi antrian sangat panjang dan kemungkinan lebih mahal.
  6. Meski KTP diluar daerah, pembuatan paspor bisa diperpanjang / dibuat di kanim mana saja.
  7. Pembayaran paspor dapat dilakukan di semua cabang BNI dengan membawa surat pengantar dari kantor Imigrasi yang diberikan setelah foto dan wawancara. Pengambilan paspor bisa dilakukan 3 hari kerja setelah melakukan pembayaran.
  8. Bila lupa membayar paspor dan sudah terlewat dari 7 hari sebaiknya kembali ke meja wawancara yang dulu diduduki dan tanya apakah berkasnya masih ada dan belum hangus. Solusi ada pada meja tersebut bisa tetap bayar ataukah harus mengulang dari awal (info saya dapat dari loket informasi).
  9. Bila sudah pernah membuat paspor dan paspor lama secara fisik sudah hilang bertahun-tahun yang lalu, bila hendak membuat paspor lagi harus tetap melampirkan surat kehilangan dari kantor polisi meski hilangnya dirumah.
  10. Sudah bukan jamannya urus paspor pake calo, karena toh sangat mudah, cuma sediakan saja waktu 1 hari. Karena toh mau ngga mau kita harus datang untuk foto dan wawancara meski memakai calo sekalipun.
  11. Sedikit akal-akalan agar orang tua kita tidak terlalu lama antri.Β  Coba cek daftar antrian online pada pukul 8:30 di http://surabaya.imigrasi.go.id/infoantrian/ , nah bila grup A terlihat sedikit (dibawah 50) langsung saja datang ke Kanim Waru (Pastikan sebelum pukul 10) dijamin sebelum pukul 12 (waktu istirahat makan siang) orang tua anda sudah selesai.

Bagi yang mau mengajukan e-paspor biayanya 600rb sedangkan untuk paspor biasa 48 halaman adalah 300rb masih ditambah 55rb untuk biometrik dan 5rb admin bank.

Saya terus terang tidak terlalu tertarik dengan adanya e-paspor karena belum ada rencana perjalanan ke negara yang bisa mendapat fasilitas e-paspor. Mungkin bagi saya yang mungkin adalah ke Jepang, dan bila diitung-itung harga visa Jepang dengan selisih harga E-paspor adalah hampir sama, sedangkan pada saat saya apply awal bulan Februari ini e-paspor sedang ada kendala dimana paspor baru jadi sekitar 1,5 bulan lagi atau sekitar pertengan bulan Maret, itupun bila tidak molor. Padahal paspor sudah akan digunakan bulan April, jadi rasanya tidak worth it.

tata tertib pembuatan paspor

Sebelum datang pastikan sudah sesuai aturan

kantor imigrasi waru

Pak Prie, petugas yang mengatur antrian agar tertib

 

antrian imigrasi waru

Antri untuk masuk ruangan

loket penomeran imigrasi waru

Loket tempat meminta nomer urut

informasi antrian kantor imigrasi surabaya

Informasi nomer antrian berapa yang dipanggil