Pintoe Langit Dahromo – Yogyakarta

Moga-moga pembaca belum bosan yah tulisan saya di daerah Dlingo ini, karena isinya hampir sama semua 😀 lha trus mau gimana lha emang semuanya satu lokasi.

Jadi ceritanya setelah paginya kami dari Pinus Pengger dan Puncak Becici, tujuan ketiga ini ke Pintoe Langit Dahromo. Semua hutan pinus diwilayah ini menurut serita yang saya dengar, semuanya milik Perhutani, cuma wilayah desanya beda-beda. Nah tiap desa mempunyai kreatifitas sendiri-sendiri untuk mengembangkan wilayahnya sebagai tujuan wisata.

Baca lebih lanjut

Iklan

Puncak Pinus Becici – Yogyakarta

Masih satu lokasi dengan Pinus Pengger, Puncak Pinus Becici ini kelihatannya lebih terkenal dari pada Pinus Pengger. Karena saya lihat pengunjungnya lebih rame daripada Pinus Pengger dan yang berjualan pun terlihat lebih banyak. Padahal kalo mau di bandingkan sebenarnya isinya masih lebih bagus Pinus Pengger.

Baca lebih lanjut

Pinus Pengger – Yogjakarta

Yogya ngga ada abisnya, mungkin itu kata yang paling tepat untuk menggambarkan kreatifitas warga daerah Dlingo, Bantul ini. Beberapa kali saya sudah berkunjung ke daerah sini seperti Kebun Buah Mangunan, Hutan Pinus dan Goa Gajah. Tapi ternyata di sekitarnya banyak bermunculan tempat wisata baru yang bisa dibilang mirip-mirip meski setiap lokasi punya keunggulannya sendiri-sendiri.

Salah satu lokasi yang menurut saya baru (karena saya belum pernah kesini 😀 ) yaitu pinus pengger. Semua lokasi yang saya sebutkan diatas tadi sebenarnya saling berdekatan, cuma rasanya beda pemilik atau pengelola saja. Berhubung daerah Dlingo, Bantul ini tanahnya berbatu-batu dan keliatannya hanya cocok ditanami pohon pinus maka warga setempat harus kreatif supaya tanahnya bisa laku dijual sebagai tempat wisata.

Baca lebih lanjut

Wisata Air Umbul Ponggok – Klaten, Jawa Tengah

Udah ada yang pernah dengar wisata air Umbul Ponggok? Kalo saya sih udah dari dulu, cuma baru kali ini sempat datang kesana. Dalam bahasa jawa umbul artinya mata air, sedangkan ponggok adalah nama desa dimana mata air itu berada, yaitu di Klaten Jawa Tengah.

Terus disana ada apa sih yang menarik? Sebenarnya jaman dulu air yang keluar dipergunakan sebagai irigasi perkebunan, tapi sekarang mata air ini juga digunakan sebagai wisata air yang cukup unik. Nah menariknya air yang keluar ditampung dalam kolam batu berukuran sekitar 40×70 meter dengan kedalaman 1,5 meter, berisikan aneka ikan berwarna warni sehingga para pengunjung bisa berenang dan berfoto bersama ikan-ikan tersebut.

Tapi sebenarnya wisata utamanya adalah foto didalam air dengan menggunakan berbagai macam asesoris yang tersedia disana (dengan sewa tentunya).

Baca lebih lanjut