Kellie’s Castle, Batu Gajah – Perak

Selepas dari Goa Tempurung sesuai rencana kami melanjutkan destinasi berikutnya ke Kellie’s Castle. Perjalanan ditempuh sekitar 30 menit. Seperti sebelumnya, saya membayar Grab secara offline pada driver grab yang mengantar kami ke Goa Tempurung (Baca di artikel sebelumnya). Lagi-lagi saya janjikan kalau kami akan telpon bila sudah selesai, semoga dia masih di seputaran Kellie’s Castle.

Pukul 12 lebih kami memasuki area Kellie’s Castle. Untunglah tidak terlalu ramai pengunjung. Harga tiket masuk 10 RM untuk orang asing dewasa dan 8 RM untuk anak dibawah 12 tahun.

Sebelum masuk ke gerbang setiap pengunjung wajib berfoto di foto studio mereka yang nantinya akan di cetak dan ditawarkan pada kita.

Jadi cerita sejarah Kellie’s Castle yang saya baca dari internet ini berawal dari seorang pemilik perkebunan bernama William Kellie-Smith. Disaat anaknya baru lahir pada tahun 1915, William berencana membangun sebuah istana berarsitektur Scotlandia, India, Moor dan Tamil.

Maka dibawalah 70 pengrajin dari Tamil, India untuk membangun istananya. Semua bahan bangunan termasuk bata dan marmer diimpor secara khusus dari India. Dalam rancangannya terdapat menara dengan 6 lantai dan ini akan menjadi lift pertama yang ada di Malaysia.

Selama pembangunan, wabah flu Spanyol yang mematikan menyerang para pekerja. Para pekerja meminta ijin untuk membangun sebuah kuil di area situ dan William Kellie menyetujuinya.

Tetapi sebelum istana ini jadi William Kellie meningal pada usia 56 tahun dalam perjalanan ke Lisbon karena Pneumonia pada tahun 1926. Istri William putus asa dan kembali ke Scotlandia. Istana ini tidak pernah diselesaikan. Kellie’s Castle ini sempat beberapa kali berpindah tangan sebelum akhirnya dijadikan tempat wisata hingga sekarang.

Kellie’s Castle ini beberapa kali digunakan sebagai tempat pembuatan film. Salah satunya yang terkenal adalah Anna and The King pada tahun 1999.

Kellie’s Castle ini terletak di samping sebuah sungai, jadi saat kita masuk pasti harus melewati jembatan dahulu. Terdapat dua bangunan disini yaitu bangunan utama dan bangunan para pekerja yang sudah tampak hancur.

Kita bisa naik sampai ke bangunan tertinggi, dari puncak kastil kita bisa melihat pemandangan sampai jauh karena kastil ini berada diatas bukit.

Setelah selesai berkeliling, bagi yang capai bisa istirahat sambil membeli foto yang tadi di ambil saat masuk atau sekedar membeli minum dan souvenir.

View this post on Instagram

A post shared by Travel Food Blogger Surabaya (@rodadanroti)

Pukul 13:30 kami turun untuk membuka bekal Nasi Ganja Yong Suan yang memang udah kami beli dari pagi sebelum berangkat sambil menelpon sopir Grab yang tadi mengantar kami. Lagi-lagi kami beruntung karena driver Grabnya masih ada diseputaran sini dan mau menjemput kami.

Tujuan berikutnya semakin mendekati ke arah kota yaitu Kek Lok Tong Cave Temple. Simak terus ya cerita kami.

 

klik for info
Klik for info
klik for info
Klik for info
Klik for info

2 thoughts on “Kellie’s Castle, Batu Gajah – Perak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *