Bunut Bolong Jembrana – Bali

Pernah dengar Bunut Bolong? Bunut dalam bahasa Bali kalo ngga salah artinya pohon yang berakar sedangkan bolong kita semua udah tau artinya yaitu lubang. Jadi Bunut Bolong artinya pohon yang berlubang. Tapi pohon dan  lubangnya bukan sembarang pohon berlubang tapi pohonnya buesar banget yang udah ratusan tahun dengan lubang yang juga besar dimana besarnya bisa dilalui oleh 2 mobil. Uniknya pohon ini berada di tengah jalan desa sehingga bila warga desa keluar masuk selalu melewati lubang yang ada dibawah pohon ini.

Baca lebih lanjut

Warung 9, Lodtunduh – Ubud

Salah satu tempat unik di Ubud, Bali yang wajib di kunjungi yaitu Warung 9 yang terletak di Jl. Lodtunduh, Ubud. Buka mulai pukul 8 pagi hingga pukul 21. Biasanya kalo dari Denpasar menuju ke Ubud pasti melewati jalan ini. Lokasinya terletak diujung jalan/belokan, jadi kalo parkir agak susah kalo rame. Untungnya saat kami kesini lagi low season, yang datang cuma satu dua orang aja.

Kenapa dibilang unik? karena :

Baca lebih lanjut

Hidden Canyon – Beji Guwang, Bali

Melanjutkan cerita sebelumnya dimana kami awalnya dari Nusa Lembongan. Lembongan – Sanur hanya ditempuh selama 30 menit. Tiba di Sanur waktu sudah menunjukkan pukul 16:00 WITA. Setelah mengambil mobil yang kami tinggal di sekitaran dermaga kami lanjutkan perjalanan ke arah Uluwatu dimana sebenarnya masih pengen jalan-jalan ke pantai Suluban, tapi ternyata jalanan super macet. Ya udah lah kami langsung berubah arah ke Jayakarta Hotel di daerah Legian tempat kami bermalam selama 2 hari kedepan. Saatnya memanjakan diri dari losmen/homestay tanpa AC sekarang nginepnya di hotel resort yg full fasilitas dan yang penting gratisan 😀

Baca lebih lanjut

Surabaya Bali 5D4N

Berawal dari mendapat voucher Club Liburan, dimana cukup mendengar presentasi mereka selama 90 menit baik beli mau pun tidak kita akan mendapat voucher menginap 2 malam di hotel mereka. Lha kok kebetulan dalam 1 bulan ada 2 Club yang mengundang, jadi akhirnya saya mempunyai 2 lembar voucher hotel di Bali masing-masing 2 malam. Setelah menimbang-nimbang tanggal yang bisa digandeng akhirnya ketemu tgl 7-11 April 2014.

Berhubung sy ngga suka perjalanan malam jadinya berangkat dari Sby pukul 8 pagi. Untungnya semua lancar tanpa adanya kemacetan baik di tol, porong maupun penyeberangan ketapang_gilimanuk. Surabaya-Banyuwangi (ketapang) dilalui selama 6 jam. Tiket masuk penyeberangan 124 rb/mobil. Saking sepinya maka kapal hanya cuma terisi setengah saja. Baca lebih lanjut