Kellie’s Castle, Batu Gajah – Perak

Selepas dari Goa Tempurung sesuai rencana kami melanjutkan destinasi berikutnya ke Kellie’s Castle. Perjalanan ditempuh sekitar 30 menit. Seperti sebelumnya, saya membayar Grab secara offline pada driver grab yang mengantar kami ke Goa Tempurung (Baca di artikel sebelumnya). Lagi-lagi saya janjikan kalau kami akan telpon bila sudah selesai, semoga dia masih di seputaran Kellie’s Castle.

Continue reading

Goa Tempurung – Ipoh

Melanjutkan cerita saya di postingan yang sebelumnya tentang Ipoh dimana salah satu tempat wisata yang ada disekitaran Ipoh yang bisa kamu kunjungi adalah Goa Tempurung.  Tapi menurut saya Goa Tempurung ini adalah tempat wisata yang paling jauh dari Old Town Ipoh. Jarak dari hotel menuju Goa Tempurung adalah sekitar 29 km atau 36 menit waktu tempuh.

Nah susahnya lagi untuk menuju ke sana tidak ada transportasi umum, jadi satu-satunya cara adalah sewa mobil atau pakai grab. Sebenarnya kalau kamu ber empat, sewa mobil adalah yang paling praktis. Cuma harga sewa mobil ini kalo di hitung-hitung jatuhnya mahal banget. Jadi kemungkinannya adalah pakai Grab saja.

Continue reading

Ipoh – Malaysia

Apa ada yang pernah punya masalah yang sama dengan saya? Setiap kali Air Asia ada free seat saya selalu tergoda untuk membelinya, apalagi untuk rute Surabaya – Kuala Lumpur ini udah beberapa kali dianak-tirikan alias tidak di free seat-kan.

Tapi setelah beli tiketnya trus ngapain? masa di Kuala Lumpur aja? Padahal rasanya hampir semua tujuan wisata di sekitaran Kuala Lumpur udah pernah kami datangi.

Akhirnya diputuskan untuk jalan ke Ipoh saja, karena untuk lanjut ke Penang rasanya terlalu jauh dan secara tempat wisata bisa dibilang Penang dan Ipoh hampir sama (menurut saya lho ya). Ada apa aja sih di Ipoh ini? yuk ikutin cerita saya secara lengkap.

Continue reading

5. Movie Town, Bullet Train – Hai Kou Hainan

Ini adalah hari terakhir dari seluruh rangkaian tour yang ada sebelum nanti malam kami kembali ke Indonesia. Setelah breakfast di hotel Oscar kami segera menuju ke destinasi pertama yaitu kota tua yang ada di Hai Kou ini.

Continue reading

4. Desa Bali – Ling Shui, Hainan

Emang enak ikut Tour ini 😀 udah murah hotelnya bintang 5 lagi. Habis kemarin sempat menikmati berenang di kolam yang besar, pagi ini menikmati sarapan ala bintang 5 di RoEasy Hospitality Hotel. Makanannya benar-benar beragam mulai dari aneka roti, bubur lengkap, salad sayur, nasi goreng, mie goreng hingga aneka sayur dan daging.

Continue reading

3. Dadong Beach, Deer Looking Back Sculpture, Yetian Minority Nationality Village – Hainan

Memasuki hari ke tiga di Sanya, kami harus angkat koper karena nanti malam bakal pindah hotel ke RoEasy Hospitality Hotel (bintang 5) yang ada di kota Lingshui.

Hari ini tujuan pertama adalah toko wajib Bamboo Charcoal Shoping yang menjual berbagai macam alat kesehatan yang berasal dari bambu pilihan, dimana ada termos yang bisa membuat air menjadi sehat, baju dalam anti lembab, tisu super yang bisa sangat bersih dan banyak lagi lainnya sampai lupa ada apa aja 😀

Continue reading

2. Nanshan Buddhist Culture Garden, Yalong Beach, Hotel Pohon – Sanya Hainan

Setelah melewati malam yang melelahkan akhirnya petualangan hari pertama dimulai. Eh kok petualangan, duduk manis dong ini kan tour bukan ngebolang 😀

Guide dan leader kami orangnya asik banget, bisa mengimbangi kegilaan peserta tour. Digrup ini saya banyak bertemu teman-teman baru sesama penggiat tour dan travel yang super heboh. Seperti biasa yang heboh selalu dibus bagian belakang sedangkan yang depan diisi oleh sesepuh-sesepuh. Heran juga ya kenapa dari jaman saya SD, kalo study tour naik bus peserta yang “rada-rada” selalu posisinya dibagian belakang 🙄

Continue reading

1. Surabaya – Sanya, Hainan

Seperti yang selalu saya utarakan dibeberapa posting sebelumnya kalo liburan tuh saya selalu mendadak banget, eh ini kejadian lagi ternyata. Ngga ada angin ngga ada ujan tiba-tiba ada tawaran studi banding tour ke Hainan China dengan persiapan yang ngga sampai seminggu.

Padahal asli saya tuh udah ngga pernah ikut tour sejak tahun 2006 karena selalu nge-bolang. Tapi karena kali ini dapat tawaran Harga Kaki Lima, Rasa Bintang Lima ya udah tanpa pikir panjang langsung ikut. Karena dulu di sekolah dasar saya diajarin guru bahasa Indonesia yang mengatakan “Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak” ya udah langsung aja saya ikut daripada ntar kalo ditolak malah jadi malang nasib saya 😀

Continue reading

5. Pasar Seni – KL Tower – Dataran Merdeka

Hari terakhir di Kuala Lumpur rencananya mencoba bus gratisan Go KL. Dari Bukit Bintang maunya ke KL Tower pake line ungu, eh ternyata semua Go KL line ungu harus berhenti di Pasar Seni karena ini terminalnya. Ya udah terpaksa turun dulu untuk ganti bus. Karena sudah turun sekalian saja jalan-jalan di Pasar Seni, tapi ternyata masih kepagian. Saat itu masih pukul 9:30 padahal pasar seni bukanya pukul 10:00, ya udah lah jalan-jalan dulu disekitar sana.

Continue reading

4. Melaka – Berjaya Times Square Indoor Theme Park – KLCC Air Mancur Menari

Hari ke 4 ini kami masih di Melaka, berhubung Hong Hotel tidak memberikan sarapan jadinya kami beli sendiri. Untunglah sekitar 200 meter disebelah kanan hotel ada resto India yang seperti biasa menyediakan makanan super murah. Nasi lemak hanya seharga 2.5 RM dan seperti biasa dimana ada resto India saya selalu membeli roti canai 😀 cuma seharga 1RM gilee benerrr.

Setelah mandi dan sarapan kami kembali menyusuri kota tua Melaka ini, ada 1 lokasi yang kemarin belum sempat didatangi yaitu St. Paul Church yang terletak sedikit diatas bukit. Saat keluar hotel pukul 8:30 kami ditanya oleh respsionis kapan akan check out dan diantar ke Melaka sentral? saat itu pilihanya pukul 11 atau pukul 13. Kami akhirnya memutuskan memilih pukul 11 saja karena bila memilih pukul 13 maka akan tiba di Kuala Lumpur terlalu sore.

Continue reading