Karimunjawa 4D3N

Cukup banyak yang takut ke Karimunjawa, konon kabarnya ombaknya besar, susah baliknya, kalau ombak besar sudah susah-susah ke sana ternyata acara gagal karena ombak besar dll. Tetapi entah saya yang lagi sangat beruntung atau memang berada di waktu yang tepat, karena semua yang saya dengar itu tidak saya alami. Enaknya juga karena bukan musim liburan jadinya karimunjawa tidak terlalu penuh, bisa dibilang semua serba private, bahkan ada pulau yang kita datangi hanya kita sendiri yang mengunjunginya.

Karimunjawa sendiri berada di Jawa Tengah, untuk menuju kesana wilayah yang paling dekat adalah kota Jepara. Bila kita naik mobil pribadi, mobil kita bisa dititipkan di pelabuhan Kartini hanya dengan membayar 50rb saja. Cuma sayang tidak ada atap atau pohon jadi sebaiknya bawa bungkus mobil sendiri.

Ada 2 cara untuk menuju ke Karimunjawa, naik kapal cepat Ekspress Bahari dengan waktu tempuh 2 jam atau Kapal Ferry KMP Siginjai dengan waktu tempuh 4 jam perjalanan. Berhubung tidak mau terlalu ribet, apalagi saya mengajak anak dan orang tua juga saya malas berlama-lama di laut, saya pilih naik kapal cepat Ekspress Bahari. Kapal berangkat dari Pelabuhan Kartini Jepara pukul 9 tepat dan tiba tepat pukul 11 di Pelabuhan Karimunjawa.

Karena kami sudah memesan Tour sebelum berangkat, sehingga pada saat tiba di Pelabuhan Kartini Jepara tiket sudah siap. Kita tinggal naik kapal saja dan pada saat tiba di Karimunjawa kita tinggal mencari/telpon penjemput kita. Kami ber 6 diantar menuju Homestay dengan menggunakan mobil station oleh mas Aan yang juga sebagai pemilik Homestay.

Sekitar pukul 11.30 kami semua sudah tiba di Homestay, menurunkan barang, memilih kamar dan makan siang  😀 . Menunya welcome drink es kelapa muda, nasi putih, tempe goreng, peyek udang dan ikan  bumbu kuning asam manis dengan penutup buah pisang. (y)

Homestay Arriani tempat tinggal selama di karimunjawa

Acara hari pertama harusnya hanya ke bukit Joko Tuwo dengan berjalan kaki, tetapi berhubung saya membawa orang tua dan anak akhirnya saya nego untuk diantar dengan menggunakan mobil saja. Jadilah kesepakatan diantar dengan mobil tetapi menambah 80rb plus bonus diantar ke bukit LOVE dan besok malam jalan-jalan ke Amore Cafe dengan diantar mobil juga. Bagi saya itu Great Deal mengingat bensin disana 9rb/ liter dan biasanya sewa mobil/harinya bisa lebih dari 200rb.

Setelah kenyang trip pertama di karimunjawa segera dimulai. Karena masih sore maka diputuskan ke bukit LOVE dahulu. Bukit Love cukup jauh untuk ukuran karimunjawa, sekitar 10 menit perjalanan dengan mobil dan naik ke bukit. Ternyata bukit LOVE hanya bukit biasa dengan  monumen LOVE di tepi jalan. Dari sana tampak pantai di kejauhan. Sayang karena menghadap barat background jadi tidak kelihatan bagus, sedikit backlight. Setelah cukup puas beberapa kali foto kami turun lagi untuk lanjut ke Joko Tuwo. Ternyata Bukit Jojo Tuwo cukup dekat dari Homestay, cuma harus naik ke bukit yang cukup tinggi. untunglah kami pakai mobil sehingga orang tua-tua tidak terlalu susah. Untuk masuk ke Joko Tuwo per orang diwajibkan membayar 5rb/orang, tetapi karena sudah paket maka yang membayarkan adalah mas Aan.

Foto Bukit LOVE ini diambil pada hari terakhir

Foto Bukit LOVE ini diambil pada hari terakhir

Dari gerbang Joko Tuwo kami naik lagi beberapa puluh meter keatas, disana terdapat tulang ikan paus yang cukup besar. Ternyata Joko Tuwo adalah istilah penyebutan ikan paus oleh masyarakat karimunjawa. Diatas bukit selain ada kerangka Joko Tuwo juga terdapat tasbih dari batu yang lingkaran tasbihnya sebesar bola bowling, juga gazebo untuk duduk sambil menikmati pemandangan sembari menunggu sunset tiba. Sekitar pukul 17.30 sunset berakhir.

Bukit Joko Tuwo dan suasana sunset

Bukit Joko Tuwo dan suasana sunset

Setelah mandi dan makan malam dari pada bengong kami jalan kaki menuju alun-alun. Untungnya homestay kami sangat strategis lokasinya, dekat dengan alun-alun, cukup berjalan sekitar 5 menit sudah sampai. Alon-alon adalah pusat PKL kalau malam, ada aneka jajanan seperti bakso, mie, jagung bakar dan utamanya seafood bakar seperti aneka ikan, cumi/sotong, lobster dll. Jangan lupa untuk mencicipi kelapa bakar seharga 20rb. Kelapa utuh yg dibakar diatas arang, bila sudah hitam dan panas baru di buka diberi madu, susu dan jahe. rasanya mantap 😀 . Juga bagi yang mau beli oleh-oleh disana juga banyak yang jual kaos dan aneka aksesoris.

Suasana di Alun-alun Karimunjawa

Hari kedua

Trip hari ini dimulai pada pukul 8 pagi, jadi jam 6 udah bangun mandi dan makan. Diawali dengan mengukur sepatu katak yang akan dipake oleh kita oleh mas Sikin guide kita dan memakai baju renang langsung  yang di dobel baju biasa (karena tidak mungkin ganti di kapal) tetapi jangan kuatir karena setelah naik kapal sebentar badan kita sudah kering kena angin hehehe. Mas Sikin juga membawa segala macam perlengkapan selama Island Hoping, seperti ikan yang akan dibakar buat makan siang, nasi putih, buah segar, kacamata snorkling dan pelampung.

Pas kita disuruh jalan kaki sempat heran karena semua perlengkapan dinaikkan fukuda lha kok kitanya malah disuruh jalan? ternyata dermaganya ada disebelah alon-alon, jadi kalo ke dermaga sama aja kita jalan ke alon-alon 😀 deket banget.

Karena hari itu ngga terlalu ramai dan tidak ada barengannya jadi kita seakan-akan mendapat private tour hehe kami ber 6 sendiri hanya ditemani oleh mas Sikin dan tukang kapal, padahal biasanya kalau musim liburan 1 kapal bisa diisi minimal 10 hinggal maksimal 15 orang.

Tujuan pertama adalah Pulau Maer, tetapi kita hanya snorkling saja tidak merapat disana. Pantai di pulau-pulau sekitar karimunjawa sangat bening dan bersih karena penduduk disini sudah sadar akan pentingnya pariwisata. Kita tidak diperbolehkan buang sampah kedalam laut, tidak boleh mengambil ikan dan karang sehingga air laut sangat bening, dasar laut yang berupa terumbu karang sangat jelas terlihat dari atas kapal, juga ribuan ikan kecil yang berebut roti yang kita lempar. Sekitar 1 jam kita snorkling di pantai Pulau Maer, ngga terasa hari sudah siang.

Suasana Under Water di Pulau Maer

Pukul 10 kita mulai naik kekapal dan melanjutkan trip ke Pulau Cemara Kecil. Disana kita akan foto-fotoan sambil bakar ikan dan makan siang. Pulau ini  memang sangat kecil dan ditumbuhi banyak pohon cemara sehingga kalaupun jalan kaki mengitari pulau paling hanya 10 menit saja kita sudah sampai kembali di titik semula. Saat kami datang tidak banyak pengunjung hanya ada beberapa bule yang sedang berjemur dan berenang di pantai. Betul-betul serasa  private beach. Disana kita istirahat sambil menikmati semilirnya angin dan deburan ombak hingga pukul 13.

Pulau Cemara Kecil, Ikan Bakar Kakak Tua, dan Suasana Private Beach

Snorkling babak kedua berada didekat Tanjung Gelam, disana kita diberi waktu selama 1 jam. Jangan lupa untuk bergaya dibawah laut karena selama trip guide kita selalu membawa camera underwater, salah satu fasilitas gratis yang sudah disediakan untuk kita selama hoping island berlangsung.

Pukul 15.30 kita tiba di Tanjung Gelam. Sebenarnya Tanjung gelam dapat ditempuh lewat darat tetapi berhubung kita sudah dilaut jadinya sekalian naik kapal. Pantainya sangat indah bersih dan banyak pohon kelapanya. Bagi yang lapar dapat merapat ke warung yang berjejer disana. Ada beberapa macam gorengan dan mie instan yang dijual, juga beberapa jenis minuman seperti soft drink, kopi, kelapa muda dll.

Indahnya panorama Tanjung Gelam di sore hari

Rupanya icon Tanjung Gelam adalah pohon kelapa doyong ditepi pantai, saya baru tau setelah guide kita mas Sikin memberi contoh naik ke pohon kelapa dan menyuruh kita berfoto disana. jadi jangan sampai tidak berberfoto diatas pohon kelapa doyong, atau tepatnya memanjat pohon hahaha. Semua sisi pantai Tanjung Gelam sangat menarik dan berbeda pemandangannya, jadi siapkan waktu untuk menyisir pandai dari ujung kanan sampai ujung kiri.. Trip hari ini diakhiri dengan melihat indahnya matahari terbenam di ujung laut.

Hari ketiga

Trip hari ini adalah menyisir sebelah timur Karimunjawa. Hari ini kita sangat beruntung karena cuaca sangat bersahabat, kadangkala karena cuaca yang kurang bersahabat dan angin yang kencang trip dibatalkan karena sangat berbahaya.

Tujuan pertama hari ini adalah Pulau Cilik atau Pulau Kecil. Dibutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk menuju pulau ini. Selama perjalanan ombak sangat besar, kapal berayun kekiri dan kekanan, saking kerasnya ombak ujung kapal hampir mendekati air dan box air mineral yang kita bawa sempat bergeser. Sebenarnya tidak ada yang perlu di kuatirkan karena kita semua bisa berenang dan tidak pernah mabuk laut, tetapi cuma satu hal yang saya sangat takutkan yaitu kalau tiba-tiba tukang perahu bilang bahwa ombak besar dan bahaya, kita harus balik hehehe. Tetapi untung waktu saya tanyakan, bapaknya bilang bahwa ini ombak normal, memang sisi timur lebih berombak dibanding sisi barat kemaren, nanti siang pasti sudah reda ombaknya.

Setelah  sekita 2 jam kita berjuang melawan ombak akhirnya sampai juga di Pulau Kecil dan seperti namanya pulau ini memang sangat kecil bahkan lebih kecil dari Pulau Cemara Kecil. Seperti pulau-pulau yang lain pantai di pulau ini sangat putih. Uniknya disetiap pulau yang kita kunjungi selalu dikelilingi oleh karang sehingga hanya pelaut yang sudah pengalaman dan tau arah saja yang bisa mendarat di pulau, bila tidak maka kapal akan karam kena karang.

Sama seperti kemaren, hari ini kita juga merasa berlibur di Private Island karena  cuma kita sendiri dan beberapa bule yang ada disana plus penjaga pulau. Dipulau ini kita bisa berfoto dengan beberapa satwa laut seperti penyu, lobster dan bintang laut dengan cuma membayar 3 rb saja.

Pulau Kecil/Cilik dengan keindahannya

Dipulau ini kita melakukan banyak aktifitas, setelah datang pertama-tama memilih lokasi istirahat. Karena disana ada beberapa pondok, sehingga kita bisa bebas memilih lokasi, lagian toh tidak banyak yang datang sehingga kita bebas seakan-akan pulau pribadi. Setelah menaruh perlengkapan dan barang di tempat yang kita pilih selanjutnya snorkling lagi sampai puas hingga pukul 12 siang, dilanjut dengan foto-fotoan dan berkeliling pulau. Sembari kita keliling pulau, mas Sikin menyiapkan ikan bakar untuk makan siang kita. Pukul 13 tepat ikan bakar selasai di panggang dan siap untuk disantap 😀 . Menu hari ini ikan kakak tua, kerapu, sayur, dan semangka. Bonus 2 ekor cumi kecil hasil pancingan pak perahu tadi waktu snorkling hahahaha.

Karena jarak tempuh yang jauh maka pukul 14 kita sudah meninggalkan Pulau Kecil untuk menuju titik snorkling berikutnya yaitu Pulau Tengah. Pulau Tengah berada persis disebelah Pulau Kecil, disana kita tidak merapat dipulau melainkan hanya berada di tepi pulau untuk snorkling saja sekitar 30 menit untuk selanjutnya menuju Pulau Gosong.

Pulau Tengah dan underwaternya

Pulau Gosong sebenarnya tidak layak disebut pulau sebab hanya ada bila laut surut, tetapi bila laut pasang maka pulau pasir itu hilang. Pulau Gosong menjadi tempat hinggap burung camar yang sedang mencari ikan. Pada saat kita datang Pulau itu sudah lumayan terlihat, cuma karena terbatasnya waktu maka foto-fotoan dibatasi hanya beberapa menit saja.

Pulau Gosong

Tujuan terakhir dari trip hari ini adalah Pulau Menjangan Besar, disana kita bisa berenang dan berfoto dengan aneka satwa laut, utamanya adalah ikan hiu. Dimenjangan Besar kita berada hingga pukul 17.30. Bagi wanita yang sedang berhalangan tidak diperbolehkan masuk ke kolam, solusinya berfoto dengan berdiri di tangga ini berlaku juga bagi yang takut dengan hiu atau malas masuk air. Untuk berfoto dengan hiu dan penyu harga sudah termasuk paket sedangkan untuk berfoto dengan ikan buntal, ikan pari dan bintang laut kita masih harus membayar sebesar 5rb/orang, tetapi harga ini masih bisa ditawar kok. Saya sendiri membayar 5rb/keluarga (tahun lalu harusnya semua free, tulisan diatas kolam hiu juga masih belum di cabut sehingga membuat wisatawan menjadi bingung). Tidak terasa matahari sudah mulai tenggelam dan kita harus balik ke Dermaga Karimunjawa.

Berfoto dengan aneka satwa laut di Menjangan Besar

Berakhir sudah trip kita di karimunjawa, setelah mandi dan makan malam untuk mengisi waktu luang di malam hari, sesuai rencana semula kita ke Amore Cafe yang berada ditepi laut. Berhubung yang tua-tua sudah pada capek akhirnya saya hanya meminjam motor pada mas Limin (wakil mas Aan, karena mas Aan ada urusan di jepara).

Amore Cafe

Amore Cafe ngga terlalu jauh dari homestay, cuma butuh wakti sekitar 5 menit naik motor kearah dermaga ferry. Amore Cafe terletak di tepi laut persis dengan bangunan berbentuk joglo dan taman yang luas ditumbuhi pohon kelapa. Rupanya yang datang kebanyakan bule yang sedang santai dengan minum bir. Karena sudah malam dan cuma sekedar ingin tau kita ngga terlalu lama disana.

Hari keempat

Karena kapal Bahari Ekspress masih datang pukul 12 siang, kita sebenarnya masih banyak waktu untuk berjalan-jalan. Rencananya kita menyewa mobil mas Aan untuk ke Nirwana Resort, tetapi ternyata pemilik resort sedang datang dan meminta private jadinya tamu tidak diperkenankan datang :(( akhirnya untuk mengisi waktu luang saya pinjam motor yang kemaren dipakai (setelah nego dengan mas Limin, motor bisa dipinjam tetapi bensin mohon diisi) untuk jalan-jalan melihat kota dan balik ke bukit LOVE untuk foto suasana pagi.

Menu makan siang dihomestay, kapal ekspress bahari dan suasana dalam kapal yang tidak terlalu penuh

Pukul 10.30 kita sudah balik ke homestay untuk siap-siap packing dan makan siang untuk selanjutnya diantar menuju pelabuhan. Pukul 12 tepat kapal Bahari Ekspress meninggalkan pelabuhan Karimunjawa untuk balik ke Jepara.

Beberapa Tips dan Info:

  • Untuk berlibur di Karimunjawa hindari musim angin barat, untuk mengetahui kondisi cuaca sebaiknya menggunakan local tour.
  • Saran saya ambil paket yang 4D3N agar semua lokasi dapat dilihat secara lengkap (bila cuaca mendukung)
  • Bila berencana pergi sendiri biaya yang dikeluarkan antara lain: tiket kapal ekspress bahari pp 220rb, homestay 80rb/malam, kapal untuk hoping island sekitar 350rb/hari + makan 15rb/orang (minimal 10 orang), foto dengan aneka satwa dimenjangan besar 25-30rb, joko tuwo 5rb/orang, makan sekitar 15-25rb/sekali makan. Harga ini cuma info yang saya dapat waktu saya datang, dapat berubah sesuai waktu dan kondisi.
  • Dianjurkan cari homestay yang dekat alun-alun, biasanya hotel ber AC justru jauh dari alun-alun.
  • Listrik hanya menyala pukul 18 hingga 6 pagi itu pun  voltasenya sering drop selebihnya tidak ada listrik karena PLN belum masuk Karimunjawa, sehingga pemda memakai PLTD.
  • Ekspress Bahari 2 sudah sangat profesional, pelayanannya sudah hampir setingkat pesawat terbang. Untuk membeli tiket harus memakai KTP, kita mempunyai nomer kursi sesuai harga yg dibayarkan, keberangkatan dan kedatangan sangat ontime, larangan merokok sangat ketat diberlakukan (kecuali tidak ketauan crew).
  • Semua tempat wisata adalah milik swasta termasuk Joko Tuwo dan pulau-pulau yang kita kunjungi, salah satunya adalah milik ketua parpol.
  • Hal unik yang patut ditiru dan dibanggakan adalah kejujuran warga karimunjawa, semua kendaraan yang masuk dirumah kuncinya selalu nempel, ngga dicabut padahal pintu terbuka lebar-lebar. Jadi yang mau pake tinggal pake. Btw yang mau nyuri juga pasti mikir deh, emang mau dibawa lari kemana lha pulaunya cuma segitu kecil 😀
  • Jangan lupa membawa flashdisk, karena semua hasil foto underwater akan diberikan via transfer data.
  • Ada satu yang paling menakutkan pada saat dikarimunjawa, bukan kriminal, bukan cuaca, bukan kelaparan tapi jalanannya. Kebanyakan jalanan disana berkerikil (banyak batu sangat kecil berserakan). Bisa dibayangkan saya naik motor ber 3 dengan kondisi jalan berkerikil hadeeeh. Herannya orang sana kok ya bisa ngebut dijalan seperti itu X_X
  • Jangan membuang sampah dilaut dan mengambil ikan/karang karena penduduk / guide selalu mengingatkan kita akan hal ini. Jadilah pecinta alam dan bukan turis.
  • Follow Instagram kami di RodaDanRoti atau #rodadanroti

Special thanks to:

  1. Muhammat Arifudin (Pak Udin) atas tiket dan pengaturannya selama di Jepara.
  2. Achmad Alfian (Mas Aan) dan keluarga atas keramahan, pelayanan, masakan ibu yang luar biasa dan pinjaman motornya selama di Karimunjawa.
  3. Mas Limin yang sudah membantu selama di karimunjawa dan info-infonya yang sangat berguna.
  4. Mas Sikin sebagai guide sekaligus photographer underwater kita.

Sebelum anda ke Karimunjawa sebaiknya membaca hal ini dan menerapkannya disana (klik untuk memperbesar)

Update: Saat ini, 2 Mei 2015 sudah tersedia penerbangan dari semarang-karimunjawa dan surabaya-karimunjawa. Untuk detailnya bs dilihat dibawah ini:

Jadwal penerbangan karimunjawa semarang surabaya

Jadwal penerbangan ke Bandara Dewandaru-Karimunjawa. (klik gambar untuk memperbesar)

buku cara mudah dan murah ke hanoi vietnam

Buku Travel Guide

iklan-dendeng-wp

email-head-rodadanroti

 

Iklan

48 thoughts on “Karimunjawa 4D3N

  1. Ping-balik: 2. Gili Trawangan | Roda dan Roti

  2. Halloo bisa share info untuk homestay dan paket tour nya apa ada contact number nya ? Tolong bls di email ya.. Rencana mau brkt sendiri dari Solo, soalnya juga mau bawa orang tua. Thanks before 🙂

    Disukai oleh 1 orang

  3. mas bisa share info untuk homestay dan paket tour nya apa ada contact number nya ?
    buat persiapan aja untuk kesana , email ya mas 🙂

    makasih sebelum nya 🙂

    Disukai oleh 1 orang

  4. Terimakasih buat info2 nya. Banyak memberi gambaran kongkret ttg Karimunjawa.
    Boleh minta contact person tournya dan yg di karimunjawa. Kami mau pergi juga ke sana.
    Trimakasih banyak sebelumnya

    Suka

  5. Bikin makin mantep mau ke karjaw karna baca ini, thx infonya yaa, mohon saya juga dikirimi email untuk cp tour n homestaynya, klw bs share budgetnya jg, insyaAllah saya berangkatnya dari jkt. Terimakasih sebelumnya..

    Disukai oleh 1 orang

  6. Mas/Mbak, bisa minta infonya untuk homestay dan agen tour yang dipakai?pls email yaa…terima kasih
    (ahmadfatoni0807@outlook.com)

    Suka

  7. Thanks ya , untuk roda dan roti.. atas artikelnya kami jd berlibur ke karimunjawa saat lebaran kemarin, semula agak ragu karena ngak tahu caranya..Sungguh indah karimun jawa bagi yang belum kesana jangan ragu , ngak bakal nyesel.. hehehehe.. . Ngak tanggung-tanggung rombongan kami 23 orang.

    Suka

  8. terimakasih sangat bermanfaat informasinya, mas aan rupanya sangat terkenal, banyak review yg menyebut nama mas aan.. kalau boleh saya minta cp beserta paket tour yg disediakan oleh mas aan dkk, saya berencana akan berangkat ke karimun berdua dr jogja.. kalau boleh minta sarannya juga biar makin hits liburannya hehe makasih 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s