Wisata Malam Jogjakarta

Kadangkala kita bingung terhadap wisata malam saat liburan. Masa mau tinggal dihotel saja tanpa beraktifitas. Nah waktu ke Jogja ini saya juga bingung, enaknya mau ngapain. Setelah pulang saya rangkum saja beberapa aktifitas malam hari di Jogjakarta yang bisa kita lakukan.

Baca lebih lanjut

Iklan

Hutan Pinus Mangunan – Jogjakarta

Hutan pinus Imogiri – Jogjakarta masih satu lokasi dengan Kebun buah Mangunan dan Goa Gajah. Untuk rute menuju kesini bisa dibaca di Kebun Buah Mangunan. Saat menuju ke Hutan Pinus ini agak bingung sebetulnya karena dari jauh sudah banyak pohon pinus di kanan kiri jalan, tapi dimana parkirnya? akhirnya jalan terus. Ternyata di tengah jalan terlihat lahan parkir yang cukup luas, rupanya disinilah pusat segala kegiatan dan kegembiraan.

Baca lebih lanjut

Goa Gajah, Dlingo – Jogjakarta

Goa gajah? Bukannya Goa Gajah adanya di Bali? ya pertama kali saya dengar juga rada-rada heran. Sebenarnya Goa gajah ini ngga masuk dalam itinerary holiday saya, tapi saat pulang dari Kebun Buah Mangunan dan tanya jalan pulang ke Jogja pada satpam, saya malah di tawari datang ke Goa Gajah. Ya sekalian saja wong sudah sangat dekat. Ternyata cuma 20 menit dari Kebun Buah Mangunan udah sampe.

Lokasinya terletak di dusun Lemahbang, desa Mangunan, kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul cuma kalo mau kesini acuannya ya kebun buah Mangunan itu (baca post Kebun Buah Mangunan). Ternyata tempat ini masih betul-betu deso so so banget, belum di poles secara apik. Mau parkir saja bingung dimana, mungkin biasanya pengunjungnya pake motor semua. Padahal cuma saya satu-satunya pengunjung saat itu, akhirnya parkir didepannya gapura persis. Saya disambut oleh seorang bapak penjaga sekaligus guidenya untuk diantar masuk.

Baca lebih lanjut

Kebun Buah Mangunan Bantul – Jogjakarta

Salah satu wisata alternatif di Jogjakarta adalah kebun buah Mangunan, Dlingo, Bantul. Tapi sebenarnya lebih dekat dengan Imogiri. Untuk menuju kesana cuma 21km dari Jogja atau sekitar 45 menit-an. Dari Jogja cari saja rute ke makam raja-raja Imogiri, bila sudah sampe ke sana berarti jalan anda sudah benar hehe, tinggal sekitar 3-4 km lagi sampe. Kebun buah ini sudah lama sebenarnya ada kata orang sudah mulai tahun 2003 an, tapi terus terang saja saya baru dengar sekarang hahahaha. Cukup membayar 5rb/orang kita sudah bisa masuk ke dalam. Dari pintu masuk kita masih harus berjalan cukup jauh dan sedikit naik melewati beberapa lokasi parkir hingga sampai disebuah rumah yang bisa jadi kantor dari kebun buah Mangunan. Sebenarnya mobil dan motor masih bisa naik lagi tetapi saya lihat jalannya sangat curam, sehingga saya memutuskan parkir disini saja dan jalan kaki naik menuju anjungan pos pantau sekalian melihat-lihat pemandangan.

Baca lebih lanjut

Kalibiru Kulon Progo – Jogjakarta

Kalibiru sebenarnya adalah Hutan Kemasyarakatan, maksudnya yang memelihara dan menanam adalah penduduk asli sana. Konon dulunya Kalibiru ini sempat tandus akibat pembalakan liar, nah masyarakat setempat akhirnya bahu membahu memperbaiki hutan yang gundul ini hingga sekarang. Tapi akhirnya keindahan kalibiru ini semakin terkenal dan dijadikan obyek wisata alam.

Baca lebih lanjut

Pantai Parangtritis dan Gumuk Pasir – Jogjakarta

Siapa yang ngga pernah dengar Pantai Parangtritis? Rasanya semua sudah pernah dengar, tapi sudah setua ini saya baru sekali ini ke Pantai Parangtritis, padahal sudah beberapa kali ke Jogja. Memang ngga afdol kalo ke Jogja tapi ngga mampir ke Parangtritis. Tapi sekarang ada fenomena baru disebelah pantai parangtritis, namanya Gumuk Pasir. Jadi jangan sampai sudah mampir ke Parangtritis tapi ngga mampir sekalian ke Gumuk Pasir rugi besarrrrrr.

Baca lebih lanjut

Kali Suci Gunung Kidul Jogjakarta

Bagi penggemar adventure dan wisata anti mainstream, bisa mencoba cave tubing di Kali Suci ini. Awalnya saya mengira Cave Tubing seperti Goa Pindul dan Sungai Oyo yang sudah pernah saya coba tahun lalu, tapi ternyata beda banget. Pemandangannya sangat jauh berbeda, sangat indah. DIsebut kalisuci karena dulunya disinilah sumber air minum yang digunakan penduduk untuk beraktifitas. Seperti yang kita tau bahwa Gunung Kidul adalah daerah kering yang didominasi bukit kapur/karang dan tanahnya kering, sehingga penduduk susah mendapatkan air.

Baca lebih lanjut