Changde Changsha Brunei

Tidak terasa sudah delapan hari kami menjalani tour ini. Hari ke delapan ini merupakan hari terakhir kami di Hunan sebelum nanti malam balik ke Indonesia melalui Brunei lagi.

Hari ini kami bertolak dari Changde menuju Changsha. Jadwal pertama setelah tiba di Changsha adalah berkunjung ke salah satu hotel terbaru di Changsha yaitu Ramada Plaza Hotel. Karena tour ini merupakan agen trip yaitu tournya para travel agen, maka di hari terakhir di Hunan ini kami semua mendapat undangan dari China konsorsium untuk beramah tamah sekaligus melihat kamar-kamar di Ramada Plaza Hotel Changsha yang sedianya akan digunakan untuk tour berikutnya.

Pukul 12 tepat kami tiba di Ramada Plaza Hotel Changsha. Hotel baru ini terletak di tengah semacam komplek pertokoan baru. Begitu kami turun dari bus sudah tampak atmosfir kemewahan hotel ini.

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya kami pun disambut dengan marketing manager dari Ramada Plaza Hotel. Kami berkeliling melihat-lihat kemewahan dan fasilitas kamar yang ada. Terdapat beberapa type kamar yang sengaja di buka untuk kami saksikan.

Ramada Plaza Hotel Changsha

Setelah cukup puas melihat beberapa kamar kami pun turun untuk melihat beberapa restaurant yang ada di hotel ini.

Dari restaurant kami semua diarahkan ke semacam ruang makan private dimana disana sudah terdapat dua meja besar tempat kami akan makan siang bersama.

Ramah tamah plus lunch

Sebelum makan kami semua sempat beramah tamah dengan direktur dan manager konsorsium China travel. Karena namanya saja undangan VIP tentu saja makanan yang tersedia pun sangat lengkap dan cukup mewah plus wine sebagai teman minumnya.

Pukul 14 jamuan ramah tamah berakhir dan kami kembali melanjutkan perjalanan menuju ke Maozedong Statue yang terletak di samping sungai yang banyak pohon jeruknya sehingga di sebut sebagai Orange Isle.

Patung kepala Maozedong saat muda ini dibangun dengan ketinggian 32 meter dengan panjang monumen 83 meter. Karena cukup jauh dari parkiran bus sehinga kami harus naik kereta kelinci kembali untuk menuju ke bawah monumen ini.

Maozedong Statue

Dari Maozedong Statue ini kami menghabiskan waktu di pertokoan hingga waktunya menuju ke bandara.

Sampai jumpa Hunan saatnya balik ke Indonesia melalui Brunei kembali.

Penutup

Pukul 5 subuh kami tiba di Bandar Seri Begawan dan ternyata kami mendapat fasilitas keluar bandara sekali lagi untuk melihat  matahari terbit di Tanjong Batu, tetapi sayangnya matahari tertutup awan sehingga kami hanya berjalan jalan saja menikmati udara segar di pagi hari. Selepas dari Tanjong Batu Beach kami diantar untuk menikmati sarapan sebelum kembali ke Bandara dan terbang ke Jakarta pukul 11

View this post on Instagram

Transit ke Brunei kembali menyaksikan sunrise yg gagal di Tanjong Batu. #brunei #bruneitour #sunrise #tanjongbatu #tanjongbatubrunei #bruneicitytour #bruneiairport #royalbrunei #citytour #onedaycitytour #freetime #holiday #vacation #travel #traveling #travelgram #igtravel #ig_travel #beautifulplace #travelagent #famtrip #agentour #photooftheday #bestpic #travelblog #travelblogger

A post shared by Roda dan Roti Travel Blog (@rodadanroti) on

Sampai jumpa di cerita berikutnya ya. Jangan lupa follow Instagram saya di @RodaDanRoti

Klik for info
klik for info
klik for info
klik for info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *