Pantai Manjarite, Pulau Kelor – Kepulauan Komodo

Akhirnya hari terakhir datang juga, sudah 4 hari saya di Labuhan Bajo ini dimana 3 harinya hidup di atas kapal.

Pagi hari ini kami masih ada satu sesi snorkling lagi, yaitu di pantai Manjarite. Nah menurut saya di Manjarite inilah underwater yang terbaik yang saya lihat di kepulauan Komodo meski masih kalah dengan Karimunjawa karena airnya yang tidak bening alias hijau.

Pagi hari di Manjarite

Beberapa ikan berwarna-warni tampak menari di sela-sela karang yang masih terbentuk sempurna. Berbagai jenis ikan saya lihat saling bekejaran satu sama lain. Salah satu sesi foto yang paling susah menurut saya adalah foto underwater 😀 rasanya kok susah banget ya supaya bisa tenggelam.

Beberapa foto hasil liputan underwater yang bisa kami foto bisa disaksikan dibawah ini.

Underwater di Manjarite

Sebelum balik ke Labuhan Bajo ada satu pulau lagi yang kami singgahi yaitu Pulau Kelor. Pulau tak berpenghuni ini mempunyai pasir yang sangat putih, tapi keistimewaannya bukan disini. Keistimewaannya adalah pemandangan dari puncak pulau, tetapi untuk mencapai puncak pulau di butuhkan stamina yang sangat tinggi karena masih belum ada tangga dan kemiringan tanah yang sekitar 45 derajat.

Pada cuaca yang sangat terik ditambah kemiringan medan 45 derajat rasanya emang sesuatu banget naik ke puncak pulau Kelor ini hahaha……

Yang cukup mengagumkan. disana kami bertemu suami istri manca negara dengan usia sekitar 70 tahun dan mereka berhasil naik dan turun kembali dengan selamat, padahal kami saja yang muda-muda rasanya udah hampir gagal mencapai puncak.

Nah setelah sampai diatas pun cobaan masih belum berakhir, karena ini adalah pulau tak berpenghuni tentu saja tidak ada bangunan apapun sehingga dipuncak kami tidak bisa berteduh dari sengatan matahari. Hanya ada beberapa pohon berupa semak belukar.

Nah bagi yang penasaran gimana curamnya medan yang dilalui dan bagaimana pemandangan yang didapat bisa dilihat pada foto dibawah ini.

Penampakan pulau Kelor

View this post on Instagram

Sendiri Menikmati indahnya alam Indonesia. . Pulau kelor ini adalah salah satu pulau terindah yang ada di gugusan kepulauan komodo. Untuk mencapai puncak pulau kelor ini dibutuhkan stamina yg prima karena masih berupa tebing alami dan tidak ada anak tangga. NB. Ini lagi mikir, gimana cara naik kepuncak pulau yg curam 😂😂😂 @garuda.indonesia @majalahpanorama @getlost.magz #GAxGetLost #garudaindonesia #pulaukelor #kelorisland #labuanbajo #komodoisland #komodotrip #IGTravel #ig_captures #TravelBlogger #TravelBlog #wonderfulindonesia #indonesiadestination #instatravel #travelgram #BeautifulIndonesia #beach #beautifulbeach #naturebeach

A post shared by Roda dan Roti Travel Blog (@rodadanroti) on

Tingkat kemiringan pendakian di pulau Kelor

View this post on Instagram

Salah satu pulau dengan keindahan luar biasa di kepulauan komodo adalah pulau kelor ini. Tapu sayang, untuk mencapai puncak pulau ini kamu harus merasakan menjadi kambing gunung dulu 😁😁 Ya benar, kambing gunung, karena untuk naik keatas masih belum ada jalan dan tangga sehingga setiap orang yang mau naik harus meraba raba agar tidak jatuh dan terpeleset. Padahal kemiringan tanah bisa dibilang hampir 40* Cukup salut dengan wisatawan mancanegara, beberapa orang sudah berusia lanjut bisa sampai ke atas padahal kami yang muda saja harus berjibaku untuk bisa sampai ke atas. #pulaukelor #kelorisland #labuanbajo #komodoisland #sailing #rinca #sunset #beborneotour #cruise #adventure #backpackernusantara #holiday #sunsetatthebeach #SunRise #TravelBlogger #TravelBlog #AyoPiknik #wonderfulindonesia #indonesiadestination #instatravel #travelgram #IGTravel #ig_travel #komodotrip #kompasnusantara #indonesiantourism #BenderaMerahPutih #photooftheday #PhotoStory

A post shared by Roda dan Roti Travel Blog (@rodadanroti) on

Panorama pulau Kelor dari atas pulau

Akhirnya berakhir juga komodo tour giveaway ini. Kami ber 8 kembali ke pelabuhan di Labuhan Bajo untuk kemudian berpisah terbang ke kota masing-masing.

Sebelum berpisah kami sempat berfoto dulu bersama dengan ABK dan Mas Indra selaku pemilik kapal dan tour.

Terima kasih untuk sahabat baru saya mba Inda, Christina, Lily, Mba Ira, Dicky, Syahban, Mas Suwardi atas kebersamaan selama 3 hari di kapal Indu Komodo, semoga kapan kapan bisa trip bersama lagi.

Berfoto diatas kapal Indu Komodo bersama ABK dan mas Indra

 

klik for info

Klik for info

klik for info

Klik for info

Klik for info

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *