Dataran Lang, Langkawi Sky Bridge, Pantai Chenang – Langkawi

Dataran Lang nama resminya, tapi orang lokal menyebutnya Jetty karena letaknya persis di samping pelabuhan.

Dataran Lang ini terletak di kota Kuah yang berjarak sekitar 20 km atau 30 menit dari bandara Langkawi. Selain Dataran Lang ini di Kuah tidak ada aktifitas menarik lainnya setahu saya, hanya pekan Kuah night market yang kemarin saya kunjungi.

Setelah sarapan hasil bekal beli kemarin  di pasar malam pukul 9 kami bergerak menuju ke Dataran Lang yang hanya berjarak 2,8km dari hotel. Sebelumnya kami sempat beli karcis parkir untuk 3 jam saja di depot seberang hotel.

Karcis parkir di Malaysia. Mau jam atau harian terserah mau beli yang bagaimana

Saat kami datang suasana masih agak sepi mungkin karena masih pagi. Tapi ternyata tempat parkir cukup penuh, mungkin karena pelabuhan ya. Untung akhirnya kami menemukan tempat parkir yang cukup strategis.

Masuk ke Dataran Lang ngga bayar alias gratis. Di pintu masuk terdapat tulisan Langkawi Geopark yang bisa kamu jadikan tempat berfoto dan ada sebuah jam matahari raksasa yang juga bisa kamu abadikan.

Dataran Lang di Jetty Langkawi

Patung elangnya sendiri terletak menjorok di ujung menghadap langsung ke laut. Puas puasin deh foto bersama si elang karena setelah itu kami lanjut balik ke tujuan selanjutnya yaitu cable car yang ada di ujung lain dari pulau ini.

Saat menuju ke mobil eh kok di samping mobil ada pemandangan cukup bagus yang bisa di gunakan untuk foto fotoan hehehe.

Beberapa spot foto

Ok start ke cable car deh. Menggunakan GPS saya melaju cukup yakin karena jalannya tidak terlalu banyak cabang, yanya semakin maik semakin sepi jalannya. Dibeberapa titik tampak keluarga kera sedang bercengkrama hingga kami ketemu SPBU Petronas dengan pemandangan yang indah. Dibelakang SPBU terdapat jetty atau dermaga dengan kapal pribadi berjajar di sepanjang dermaga.

Lagi-lagi kami sempat sempatin berfoto disini. Di samping SPBU terdapat mini market dimana kamu bisa nyemil kalau lapar. Cukup 15 menit kami disini dan segera melanjutkan perjalanan.

SPBU Petronas dengan dermaga di belakangnya

Akhirnya pukul 12 sampai juga kami di Langkawi Sky Cab ini. Setelah parkir kami pun bergegas masuk mengikuti petunjuk yang ada. Tiket masuknya 60RM per orang dengan isi Langkawi Sky Cab, Sky Dome, Sky Rax, 3D Art dan time travel. Ternyata harus beli paketan karena tidak bisa hanya beli Langkawi Sky Cab saja. Ya udah dinikmatin saja. Untungnya lagi low season jadinya ngga ada antrian yang berarti untuk masuk ke Sky Cab ini.

Langkawi Sky Bridge level 1

Sebelum masuk kami diharuskan untuk foto dahulu yang nantinya akan ditawarkan ke kita apakah mau membeli hasil fotonya plus filenya bisa di download di web yang sudah di tentukan.

Karena sepi maka kami ber 3 mendapatkan satu gondola secara private. Cukup lama dan tinggi Cable Car ini, konon merupakan salah satu cable car tercuram didunia. Setelah 15 menit kami bergelantungan di Cable Car akhirnya sampai juga di titik pertama. Disini kita dapat melihat panorama Langkawi dari ketinggian. Kamu juga dapat menyewa teropong dengan memasukkan uang 1RM ke dalam teropong tersebut.

Foto yang kami beli. Mendapat cetak 10R dan soft copy 2 macam latar belakang

Dari titik ini kami kembali naik cable car menuju ke titik ke dua secara free. Jarak tempuh cuma sebentar karena hanya melewati satu lembah saja. Dari titik ke dua ini kita harus membayar lagi untuk bisa mencapai jembatan gantungnya. Ada dua opsi yang di tawarkan yaitu jalan kaki dengan membayar 6RM dewasa dan 4RM anak atau naik lift dengan biaya 16 RM dewasa dan 11 RM anak. Harga udah termasuk pergi pulang yah.

Hehe akhirnya sampai juga di Langkawi Sky Bridge ini. Di tengah jembatan terdapat lantai kaca dimana kamu bisa melihat dasar lembah. Cuma ya ngga se wow Zhangjiajie Glass Bridge yang kemarin saya kunjungi sih hehe Jauh bedanya.

Setelah puas foto sana sini akhirnya balik ah turun dengan proses yang sama seperti tadi. Saat balik ke titik kedua jangan lupa naik ke lantai atas karena kamu bisa melihat Sky Bridge secara keseluruhan.

Langkawi Sky Bridge dan lantai atas

Karena tadi beli tiket yang terusan jadinya terpaksa di pake deh tiket terusannya supaya ngga rugi.  Pertama ke 3D art gallery, awalnya sih malas yah karena menurut kami biasa saja. Sudah pernah beberapa kali ke tempat beginian. Tapi setelah masuk ternyata wow beda banget. Gambarnya bagus dan mirip asli, apalagi kami datang saat low season sehingga ngga perlu berebutan dengan orang lain, hanya menunggu satu dua orang saja antrinya. Cukup banyak obyek yang bisa di foto disini, sampai ngga terasa sudah cukup lama.

3D art Langkawi bagus banget

Spot berikutnya adalah menyaksikan 3D cinema selama 5 menit dengan cerita tentang Jurassic park.

Begitu keluar eh ternyata hujan cukup deras terpaksa berteduh dahulu dan makan di samping area sembari menunggu hujan reda. Karena sudah sore dan spot berikutnya tidak terlalu menarik akhirnya kami balik ke mobil dan melanjutkan perjalanan ke Pantai Chenang untuk bermalam di Sandy Garden Resort.

Beberapa lukisan 3D yang besar

Untung setelah turun hujan berhenti. Kami tiba di hotel pukul 17, syukurlah waktu yang di perkirakan semua pas karena pukul 18 mobil sudah harus di kembalikan. Setelah urusan check in dan mobil selesai waktunya untuk jalan jalan sepanjang pantai Chenang.

Suasana di Chenang

Disini pukul 18 matahari masih cukup terang seperti pukul 17 di Surabaya. Kami sempat ber foto di beberapa titik dan akhirnya menemukan satu supermarket yang cukup besar untuk membeli oleh –oleh hehehe.

Warisan Duty Free, ya itu nama supermarketnya. Disini kamu bisa membeli coklat atau kopi dan aneka macam benda-benda yang bisa dijadikan oleh-oleh. Pengalaman kami, membeli oleh-oleh makanan lebih murah di supermarket daripada di tempat wisata. Jadi bagi kamu yang mau membeli oleh-oleh sebaiknya carilah supermarket lokal. Hal ini berlaku di semua negara yah.

Waktunya makan malam, cari nasi yang cukup terjangkau terjata ngga mudah di sepanjang pantai Chenang ini karena semuanya model bar atau cuma cemilan ala burger dan kebab.

Akhirnya setelah melipir kearah hotel kami menemukan satu depot milik orang melayu dengan nama Bella Restaurat. Harganya pas di kantong, nasi dengan harga hanya sekitar 5,5-7 RM saja. Kalo kamu bisa buka GPS ketik saja Bella Restauran Langkawi atau Bella Restauran Chenang pasti nyampe dah. Bagi kamu yang cari makanan halal disini tempatnya.

Bella Restauran warung murah di Chenang

Dah malam waktunya istirahat, besok rencana akan hoping island dengan paket yang sudah kami beli kemarin saat di Kuah.

Oh ya di postingan sebelumnya saya bilang kalau keliling Langkawi bisa menggunakan Grab tapi kenapa hari pertama kami sewa mobil? Jawabannya gini.

Kemarin dari bandara kami ke Kuah hari ini pindah ke Chenang, kalau kami menggunakan grab berarti sepanjang pagi keliling Dataran Lang dan Langkawi Sky Bridge kami harus diributkan dengan geret-geret koper, bayangin aja kan gimana ribetnya. Nah kalau sewa mobil, koper tinggal saja di dalam bagasi sampai tiba di hotel di Chenang. Kami ngga perlu keluar tambahan tenaga dan pikiran masalah si koper ini.

Besok rencana kami pindah hotel lagi tapi karena besok hanya hoping island koper ditinggal saja di resepsionis hotel sampai kami balik dari hoping island. Begitu ceritanya, semoga itinerary ini bisa membantu kamu selama keliling Langkawi yah.

 

Klik for info
klik for info
klik for info
klik for info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *