Kali Suci Gunung Kidul Jogjakarta

Bagi penggemar adventure dan wisata anti mainstream, bisa mencoba cave tubing di Kali Suci ini. Awalnya saya mengira Cave Tubing seperti Goa Pindul dan Sungai Oyo yang sudah pernah saya coba tahun lalu, tapi ternyata beda banget. Pemandangannya sangat jauh berbeda, sangat indah. DIsebut kalisuci karena dulunya disinilah sumber air minum yang digunakan penduduk untuk beraktifitas. Seperti yang kita tau bahwa Gunung Kidul adalah daerah kering yang didominasi bukit kapur/karang dan tanahnya kering, sehingga penduduk susah mendapatkan air.

Biaya mengikuti cave tubing sebesar  70rb/orang dengan fasilitas helm, life jacket, pelindung lutut dan siku, ban besar dan seporsi mie instan bakso plus teh hangat diakhir acara.

Saat saya datang ke sana pukul 9.30 suasana masih sepi, maklum bulan puasa. Harusnya sih 1 kelompok minimal 5 orang, sedangkan saya hanya 3 orang saja. Tetapi setelah sedikit bernego dengan bapaknya akhirnya kita diperbolehkan jalan 3 orang dengan harga pada umumnya.

Ternyata pintu masuk goa hanya sekitar 70m dari loket, sehingga setelah persiapan selesai kita tinggal jalan kaki saja turun ke sungai. Uniknya Kali Suci ini ada pada arusnya yang sebentar keras seperti rafting tetapi setelah itu sangat tenang seperti kolam ikan. Setelah jalan barulah saya tau kenapa 1 kelompok harus minimal 5 orang, karena ternyata banyak sedikit peserta, guidenya tetap 3 orang per kelompoknya, satu berjaga didepan, satu dibelakang dan satu membantu plus mengabadikan kita bila kita punya camera. Jadi sekali lagi saya mendapat private adventure.

Kalisuci cave turbing

Narsis di Kali Suci

Diawal masuk kita harus turun ke arah sungai dengan berpegangan pada seutas tali sebagai pegangan tangganya. Setelah sampai ternyata ada 2 opsi untuk masuk ke sungai. Lompat dari tebing, atau turun biasa hahaha 😀

Diawal kita sudah langsung masuk ke dalam goa, awalnya pintunya sempit tetapi setelah berjalan sebentar goanya langsung berubah lebar dengan atap yang sangat tinggi. Cahaya matahari yang menerobos masuk menambah keindahan relief dinding goa. Sekitar 20 menit perjalanan akhirnya keluar juga dari goa, di pintu keluar kita bisa berhenti untuk sekedar berenang dan berfoto-foto. Dipintu keluar goa ini terdapat mata air hangat yang menyembur keluar dari dinding batu, terasa sekali perbedaan antara air sungai yang dingin dengan air hangat yang menyembur keluar ini.

Kalisuci cave turbing jogjakarta

Arus sungai yang kadang keras kadang tenang

Tapi ini bukan akhir dari perjalanan karena kita akan memasuki goa yang ke dua. Perjalanan diantara 2 goa ini arus sungai yang dilalui cukup kuat sehingga seakan-akan kita rafting. Tetapi begitu memasuki goa ke dua, arus menjadi kembali tenang sehingga ikan yang ada terlihat berenang kesana kemari di air sungai yang jernih ini.

Dari awal masuk sungai hingga akhir memakan waktu 1 jam persis, tetapi tergantung kitanya juga lama atau tidak berhenti untuk foto-fotoannya. Mungkin karena kita sendirian dan tidak usah menunggu bergantian dengan orang lain maka cukup cepat perjalanan dari awal hingga akhir.

Sebenarnya bila diteruskan kita akan mendapati goa kembali, tetapi menurut pak guide goa yang ke tiga tidak ada ujungnya alias buntu, sedangkan airnya akan turun masuk ke perut bumi hiiiiii.

Ternyata tantangan belum berakhir, untuk kembali ke jalan yang benar raya cukup susah. Harus naik anak tangga yang cukup tinggi dan curam, sedangkan ban kita akan diangkat menggunakan tali yang ditarik dengan mesin (enakan bannya ngga usah pake tenaga naiknya 😀 ) Sampai atas kita sudah dijemput dengan pick up terbuka yang akan membawa kita kembali ke posko.

Kalisuci cave turbing jogjakarta

Goa ke tiga dan batas finish. Tangga naik yang cukup menguras tenaga

Setelah mandi-mandi dan keramas kita bisa mengambil jatah mie instant rebus bakso plus segelas teh hangat manis. Meski sederhana tapi makan makanan hangat setelah dingin-dingin dari sungai itu sesuatu banget lho. Btw fasilitas kamar mandi di kali suci sudah free tidak perlu bayar lagi seperti di goa pindul.

mie bakso complimentary kali suci cave turbing

Mie Bakso plus segelas teh hangat manis complimentary Kali Suci

Kalo mau kesana Kali Suci ini letaknya di Desa Semanu, Pacarejo, Gunung Kidul, Jogjakarta. Kalo dari Jogja sekitar 2 jam perjalanan atau menempuh jarak sekitar 50km kearah Wonosari. Nanti sebelum RSU Pelita Husada belok kanan. Setelah belok kanan tanya saja penduduk setempat karena lokasinya sudah ngga jauh lagi.  Tapi saya sendiri berangkat dari Pacitan, yang jarak tempuhnya juga sama sekitar 2 jam perjalanan atau sekitar 60km dari pacitan kota. Tapi yang pasti baik dari Pacitan atau dari Jogja kita harus kearah Wonosari Gunung kidul.


Tips dan saran:

  • Jangan lupa bawa baju ganti beserta under wearnya
  • Jangan pake celana/baju dengan bahan jeans karena berat
  • Bawalah camera yang waterprof
  • Pake alas kaki yang anti selip
  • Bila high season disarankan untuk booking dulu karena Kali Suci  ini membatasi jumlah pengunjung dalam 1 harinya agar didalam tidak bejubel

brosur wp

agoda2

Iklan

2 thoughts on “Kali Suci Gunung Kidul Jogjakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s