Genting Dream Cruise – Singapore

Ngga ada angin ngga ada ujan (padahal Jakarta banjir yah) saya tiba tiba saya mendapat  tiket runtuh hahaha. Kejutan di awal tahun 2020. Ditawari naik Genting Dream Cruise, pastinya ok ok dong masa ngga mau. Apalagi dapat kamar yang Balcony Deluxe Stateroom Cabin wow asiiiikkkk.

Bagi yang pengen tau ada apa saja di Genting Dream Cruise dan bagaimana cara menuju ke dermaga simak saja cerita saya dibawah ya. Pastinya panjang dan detail semoga ngga bosan bacanya yah.

Hampir semua cruise startnya selalu dari Singapore, jadi mau ngga mau kita-kita yang ada di Indonesia harus ke Singapore dulu untuk bisa naik aneka cruise ini. Terdapat beberapa nama ngetop untuk kapal pesiar ini yaitu Royal Carribean, Costa Victoria dan Genting Dream Cruise. Dan yang hendak saya naiki ini adalah Genting Dream Cruise.

Genting Dream Cruise ini sendiri mempunyai paket berlayar mulai dari 2 malam hingga 5 malam, tapi pada umumnya yang paling diminati adalah 2 malam dan 3 malam. Sedangkan untuk jenis kamar umumnya terbagi menjadi  3  yaitu :

  1. Inside Room. Kamar ini mempunyai harga paling murah dimana Inside room ini tidak ada jendela sehingga sekeliling hanya dinding saja.
  2. Ocean View. Kamar ini terletak di depan atau belakang kapal saja sehingga jumlah kamarnya paling sedikit. Ocean view ini mempunyai jendela yang cukup besar sehingga kita bisa melihat kearah laut.
  3. Balcony Stateroom. Nah kamar ini jumlahnya paling banyak, karena di sekeliling kapal semua bertype balcony stateroom ini.

Sebenarnya masih ada beberapa jenis lagi seperti suites dan lainnya cuma semua itu ada balconynya.

Kembali ke cerita ke utama yah. Jadwal kapal saya berangkat pukul 21 (jam 9 malam) tetapi kami sudah harus mulai boarding 5 jam sebelumnya hingga 2 jam sebelum keberangkatan. Saran saya masuk lah ke kapal secepatnya, karena semakin cepat masuk kapal semakin cepat menikmati fasilitas yang ada dan semakin cepat beradaptasi.

Cara ke Marina South Pier dari Changi

Kapal bersandar di MARINA SOUTH PIER, jadi bila kamu menggunakan pesawat terbang, kamu bisa naik MRT dengan tujuan Changi – Tanah Merah – City Hall – Marina South Pier. Bagi yang udah pernah naik MRT Singapore bisa skip bagian ini ya.

Detailnya begini. Apabila kamu turun di Terminal 1 atau Terminal 3 maka kamu harus pergi ke Terminal 2 dulu, karena hanya dari Terminal 2 saja akses masuk ke MRT.

Setelah berada di Terminal 2 cari arah menuju ke MRT. Lokasinya turun 2 eskalator dari Terminal 2.

Kartu MRT ada beberapa jenis, bila cuma sekali jalan maka beli saja kartu single trip yang bentuk karton. Belinya di mesin semacam ATM. Bila tidak paham coba minta bantuan ke pengguna atau petugas, bilang saja tujuan Marina South Pier setau saya harga sekali jalan SGD 2,6. Jangan lupa untuk ambil MRT Map di informasi.

Setelah kartu keluar saatnya kamu masuk area MRT, kamu tinggal tap saja kartu ke pintu maka pintu akan membuka. Naik saja MRT yang ada karena pasti cuma satu tujuan. MRT ini akan berhenti di Expo dan Tanah Merah. Pastikan kamu TURUN di Tanah Merah, kalo ngga bakal balik lagi ke Changi hehe.

Setelah turun kamu harus pindah MRT dengan tujuan akhir Tuas Link (bukan turun di tuas link ya), ikuti saja arus terbanyak karena bisa dibilang semua pasti naik MRT jurusan ini. Jangan sampai terlena ya karena kamu harus kembali turun di City Hall. City Hall ini adalah perhentian ke delapan.

Dari City Hall ini kamu harus cari jalur merah dengan tujuan Marina South Pier. Kamu harus naik eskalator untuk pindah MRT.

Yang harus diingat adalah SELAMA KAMU TIDAK KELUAR maka MESKI SALAH TUJUAN KAMU TIDAK PERLU BAYAR LAGI. Jadi bila salah naik yang perlu kamu lakukan adalah kembali menggunakan MRT lainnya sampai ketemu yang benar.

Kalo kamu belum pernah ke Singapore bisa belajar cara naik MRT disini

Waktu tempuh dari Changi ke Marina South Pier sekitar 1-1,5 jam perjalanan bila menggunakan MRT dengan biaya sekitar SGD 2,6 / orang. Setibanya di Marina South Pier kami berjalan kaki sekitar 400 meter menuju ke dermaga. Ngga bakalan tersesat karena petunjuknya cukup jelas dan kapalnya dari kejauhan udah tampak. Bila sudah di dermaga naik saja langsung ke lantai dua. Kalau ada kapal yang bersandar sebaiknya tanya yang jelas yah daripada nanti salah antri dikapal yang lain hehe.

Dipintu depan tampak antrian tamu yang hendak memasukkan kopernya ke dalam kapal tapi kalo saya sih udah terbiasa dengan membawa koper minimalis jadinya koper kami ngga perlu masuk bagasi tapi langsung kami bawa masuk. Ternyata antrinya udah panjaaaaang banget tapi untung ngga pake lama karena antrian ini geraknya lumayan cepat.

Sesampainya di ujung antrian kami di pilah pilah dalam beberapa grup dan antri lagi untuk mendapatkan ID card.

ID Card ini di kapal cukup sakti karena berguna untuk :

  1. Tanda pengenal pengganti paspor
  2. Kunci kamar
  3. Membeli sesuatu di kapal termasuk main dingdong pun pake card ini di temple di mesin.
  4. Absen sebelum masuk ruang makan
  5. Mendaftar show
  6. Tanda pengenal saat ikut city tour / shore excursions

Pokoknya kartu ini sakti deh dan jangan sampai hilang, kalo hilang segera lapor.

Setelah ID Card berhasil didapatkan barulah kami boleh menuju ke kapal. Dipintu kapal sudah ada petugas yang meminta paspor kami dan ID card di tap untuk pertama kalinya. Paspor akan disimpan oleh cruise hingga saat kami akan turun.

Dream Daily

Jangan lupa untuk mengambil Dream daily saat kita masuk atau bisa ambil di lemari brosur deck 6 sebelah kasir. Dream daily ini adalah lembar yang berisi jadwal acara dan semua informasi harian. Pada Dream Daily ini kita bisa melihat kegiatan mana yang berbayar mana yang free, mana yang acara highlight (bagus), mana yang bila hujan maka acara batal atau rekomended untuk anak dan remaja.

Setelah masuk kapal kami langsung menuju ke lantai tempat kamar kami berada yang berada di lantai 11. Sekedar info, kamar berada di lantai 9 hingga lantai 15. Yuk kita mulai keliling kapal.

Balcony Deluxe Stateroom

Setelah menemukan kamar, kita langsung tap kartu dan membuka pintu. Lucunya pintu kamar di cruise ini membuka kearah luar, jadi saat mau masuk justru harus di tarik pintunya.

Bed berukuran queen size dengan televisi  di depan bed. Disebelah bed terdapat sofa panjang yang bisa di alih fungsikan menjadi tempat tidur juga. Depan sofa terdapat meja rias dengan fasilitas ketel air listrik, dua botol mineral water, gelas, kopi dan teh. Baru setelah itu kami bisa keluar kamar menuju ke balcony.

Di balcony terdapat dua kursi dan satu meja plus asbak yang artinya bagi perokok bisa merokok di balcony ini. Cuma syaratnya ngga boleh merokok di dalam kamar dan puntung rokoknya tidak boleh dibuang ke luar. Jadi harus dimasukkan kedalam asbak yang udah tersedia.

Toilet cukup luas. Terdapat shower box plus tali jemuran baju, closet dan washtafel plus sikat gigi, shampoo, dan conditioner. Closet cukup unik karena saat di flush menyerupai closet pesawat yang menyedot.

Lemarinya cukup luas dengan safety box, sandal hotel dan kimono handuk untuk ke kolam renang.

Untuk stop kontak sih disediakan cuma sayang adanya cuma lubang 3 dan USB di samping bed padahal HP saya pake charge model VOOC ya udah terpaksa pake USB saja.

Model stop kontak di GDR

Oh ya TV di kamar merupakan smart TV ya karena disana terdapat nama kami dan semua info yang kami butuhkan termasuk apakah ada pembayaran yang belum kami bayar.

Abis masukkan koper ke dalam kamar tiba tiba kok merasa lapar ya hahahaha ternyata udah jam 8. Karena masih bingung dan belum paham kami coba-coba saja turun ke resepsionis di lantai 6, eh ternyata ketemu dengan petugas yang berasal dari Indonesia. Ya udah sekalian saja tanya apakah malam ini sudah bisa makan dan dimana yang  fasilitasnya free karena ada resto yang berbayar dan ada yang free. Kalo kamu takut bayar sebaiknya sebelum memesan tanya saja daripada nyesel belakangan hehehe.

Reseption/kasir, booking city tour/shore excursion dan ruang void tempat aneka acara/main bingo

Restaurant

Ternyata yang paling dekat dari resepsionis adalah Dream Dining Room yang ada di lantai 7. Disini menunya western dan chinese food.

Karena pengen tau ya udah akhirnya kami pesan saja yang menu western. Ada dua pilihan menu utama sih saat itu steak dan bebek, sekalian saja kami pesan satu satu.

Menu pembuka diisi dengan salad sayur setelah itu di lanjut dengan soup baru menu utamanya. Untuk desertnya kami diberi kue coklat. Lumayan kenyang untuk menambah tenaga berkeliling berkenalan dengan kapal.

Saat kami makan malam kapal mulai berlayar menuju ke Port Klang Malaysia. Kalau ditanya apakah kapalnya terasa goyang? Sebenarnya kapalnya tidak terasa goyang, cuma di beberapa tempat terasa mesin bergetar. Jadi goyangnya bukan kekiri kanan tapi atas bawah seperti ada mesin jauh dibawah kita.

Sebenarnya di kapal ini ada banyak restaurant cuma yang free ada 3 resto yaitu :

  • Deck 7, Dream Dining Room dengan set menu (chinese dan western)
  • Deck 16, The Lido dengan International buffet, Indian buffet dan Halal buffet
  • Deck 16, The Lido outdoor yang menyediakan snack corner 24 jam dengan suguhan roti, aneka minuman dan aneka gorengan seperti samosa, nugget, mini lumpia, jagung manis. Tempat ini bisa menjadi penyelamat disaat malam-malam kamu lapar hahahaha.

Oh ya sebelum kamu keliling menjelajah isi kapal sebaiknya kamu ke deck 6 untuk mendaftarkan diri melihat show di Zodiac Theater karena setiap malam selalu ada show terbatas, jadi kalau kamu ngga daftar duluan bisa bisa ngga kebagian tempat. Nah sembari menunggu show barulah kami berkeliling kapal.

Di kapal ini ada dua ruangan void (area terbuka berbentuk lingkaran dengan atap hingga lantai 3), yang pertama dekat resepsionis. Biasanya ruang ini digunakan untuk judi bingo atau melihat film.

Void kedua yaitu bar 360 dimana banyak pertunjukan disini seperti penyanyi dengan organ tunggal wkwkwk,  dansa ballroom show dan aneka acara.

Diantara kedua void ini ada banyak mesin judi dan toko-toko duty free yang menjual aneka barang branded seperti parfum, jam tangan tas dll.

Saat di bar 360 jangan lupa untuk ber foto dengan lukisan mascot dari Genting Dream Cruise ( berikutnya saya singkat GDR ya) yang berupa putri duyung dan astronot. Jadi mascot ini menceritakan percintaan antara putri dulung di lautan dan astonot di angkasa yang bertemu di GDR. Ngga nyambung banget yah wkwkwkwk (MeksoDotCom)

Zodiac Theater

Tempat ini merupakan salah satu tempat yang terpenting di GDR. Terletak di deck 17 tepatnya. Setiap malam disini selalu ada international show yang harus di booking sebelumnya. Show ini free ya dan bagus banget, sayang kalau di lewatkan. Jadi pastikan kita booking untuk melihat show supaya kebagian seat karena di Zodiac theater ini cuma ada 999 kursi saja sedangkan penumpang bisa lebih dari 3000 orang. Selain show disini juga bisa nonton cinema secara free. Makanya wajib baca Dream Daily untuk tau jadwal.

Zouk

Zouk ini semacam diskotik dengan bar dan kadang ada home band nya juga. Letaknya ada di ekor kapal deck 17. Kalo Cuma mau duduk-duduk saja sambil dengerin music atau diskoan free kecuali beli minumannya. Disampingnya ada billiard dan bowling yang berbayar.

Dibelakang Zouk ini ada ruang terbuka yang bernama Zouk Beach Club. Disini biasanya ada aneka acara juga kalau cuaca memungkinkan. Bentuknya seperti mini theater dengan layar lebar didepannya plus Jacuzzi di ujung kiri kanan. Kadangjuga ada beberapa permainan dengan hadiah bagi yang ikutan. Jangan lupa untuk foto dengan Jacuzzi ini yah karena pemandangannya saat di foto super banget.

Casino

Casino berada di beberapa titik, casino ini hanya di buka saat kapal berada di perairan international saja, jadi biasanya hanya saat malam hari. Ada aneka macam permainan yang bisa kamu ikuti mulai dari jackpot mesin hingga permainan yang lebih serius.

Saat pagi hari kami bangun, kapal sudah berada disekitar Port Klang Malaysia. Kapal bersandar tepat pukul 9 pagi. Jadi rupanya 12 jam kapal ini berlayar dari Singapura ke Port Klang ini.

Disaat kapal bersandar kami punya beberapa pilihan kegiatan.

  1. Tetap di kapal dan menikmati fasilitas yang ada
  2. Ikut Shore Excursion (tour turun ke daratan) yang berbayar. Karena tournya cuma ke Kuala Lumpur dan sekitarnya maka kami memilih di kapal saja. Bila berminat ikut shore excursion harus mendaftar dahulu sebelumnya di deck 6 depan kasir supaya tidak kehabisan seat.

Swimming pool

Pusat hiburan outdoor disini letaknya. Deck 16-17-18 menjadi satu karena kolam renang utama ada di deck 16 kemudian naik semacam balkon ke deck 17 ada tempat berjemur, jogging track dan aneka permainan seperti waterslide untuk anak sedang kan kalo kita naik satu tingkat lagi ke deck 18 ada rock climbing wall, mini golf, meja ping pong, ropes course (flying fox). Semua ini free juga yah.

Sebenarnya selain yang sudah saya tulis diatas ini banyak juga lokasi lain yang bisa kita jelajahi seperti :

  • Karaoke
  • Fitness center
  • Spa
  • Little panda penitipan anak
  • Uma Umi Japanesse Resto
  • Blue Lagoon mini pujasera
  • Photo corner
  • Whiskey house

Rasanya ngga bakal abis deh kalo cuma 3D2N. Tapi kalo kelamaan di kapal bisa bisa pulang berat badan kamu bertambah beberapa kilo hahahaha

Sebelum waktu pulang tiba pastikan kamu udah ngga punya hutang di kapal. Sebaiknya bayar dipagi hari terakhir karena kalau kamu bayarnya last minute bakal antrinya bejibun. Kalo lupa berapa jumlah tagihan, kita bisa cek sendiri di TV yang ada di kamar. Kasir ada di deck 6 yah.

Kurang lebih 3 jam sebelum kapal bersandar di tiap lantai dekat lift udah ada petugas yang standby membawa paspor. Kami tinggal tap ID card dan paspor bisa langsung kita simpan.

Assembly point ada di deck 6 dekat kasir. Jadwal kami pukul 13 keluar kapal, setelah kumpul di deck 6 kami  diarahkan ke Zodiac theater. Tiap deck punya waktu keluar beda-beda. Setelah itu barulah secara tertib tiap baris keluar kapal dengan melakukan tap terakhir dimana tandanya kami udah keluar dari GDR.

Turun kapal pun kami masih harus antri untuk masuk imigrasi. Untung kamu hanya membawa koper kabin saja, kalo kamu pake bagasi maka harus tunggu bagasi siap baru bisa pulang.

Bye bye Genting Dream Cruise, kapan kapan kalo ada rejeki kami pasti bakal naik lagi hehehe

Yang harus kamu ketahui

  • Gunakan pakaian santai. Di Genting Dream Cruise tidak ada acara resmi
  • Bawa sepatu kets dan sandal, sepatu kets untuk aktifitas seperti panjat tebing. Tanpa sepatu kets tidak boleh ikut.
  • Merokok di perbolehkan selama ada asbak yang tersedia. Puntung rokok harus di masukkan asbak dan tidak boleh di buang di laut.
  • Setiap kamar minimal harus ada satu orang dewasa, jadi tidak bisa isi anak semua.
  • Satu kamar bisa diisi maksimal hingga 4 orang dengan harga yang bervariasi.
  • Air kran bisa di minum, sehingga bila bekal air habis, di kamar bisa ambil di washtafel.
  • Tersedia HALAL FOOD CORNER di The Lido. GDR ini menggunakan dapur terpisah untuk halal food ini dan sudah mendapat sertifikat halalnya Malaysia
  • Colokan kaki 3 atau USB
  • Boarding dibuka 5 jam sebelum keberangkatan dan di tutup 2 jam sebelum keberangkatan
  • Keluar kapal 2 jam dari jam kedatangan karena jadwal tiap deck beda-beda, belum ditambah waktu antri imigrasi
  • Bila ingin hemat waktu gunakan koper kabin size sehingga bisa hand carry tidak perlu tunggu bagasi di keluarkan.
  • Cruise berada di Marina South Pier Singapore. Bila menggunakan MRT Changi – Marina South Pier sekitar 1 – 1,5 jam perjalanan dengan biaya SGD 2,6 sekali jalan. Rute Changi – Tanah Merah – City Hall – Marina South Pier.
  • Tidak ada free Wifi. Wifi berbayar atau bila mau murah silahkan beli simcard 2 negara atau simcard asean yang bisa digunakan di semua Negara. Beli Simcard aneka negara bisa WA ke 0812-350-9232
  • Terdapat beberapa petugas berkebangsaan Indonesia, biasanya saat mereka tau kalo kita dari Indonesia langsung menggunakan bahasa Indonesia untuk menyapa. Manfaatkan kesempatan ini untuk cari info sebanyak-banyaknya bagi kamu yang ngga bisa bahasa Inggris seperti saya hahaha.
  • GDR ini rutenya tergantung waktu keberangkatan dan lamanya berlayar secara garis besar dari Singapore bisa ke Portklang, Melaka, Phuket atau pulau Bintan Indonesia.
  • Bagi yang takut naik kapal. Sekedar info bahwa kapal modern itu jumlah sekoci adalah 2x lipat dari jumlah penumpang maksimal sehingga kami tidak perlu takut seperti Titanic lagi pula GDR ini berlayarnya hanya di tepian saja tidak menyeberang samudra luas.

Nah kalo ada yang kurang jelas atau ada yang mau ditanyakan bisa komen dibawah ya.

Klik for info
klik for info
klik for info
klik for info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *