Warung 9, Lodtunduh – Ubud

Salah satu tempat unik di Ubud, Bali yang wajib di kunjungi yaitu Warung 9 yang terletak di Jl. Lodtunduh, Ubud. Buka mulai pukul 8 pagi hingga pukul 21. Biasanya kalo dari Denpasar menuju ke Ubud pasti melewati jalan ini. Lokasinya terletak diujung jalan/belokan, jadi kalo parkir agak susah kalo rame. Untungnya saat kami kesini lagi low season, yang datang cuma satu dua orang aja.

Kenapa dibilang unik? karena :

Baca lebih lanjut

Hidden Canyon – Beji Guwang, Bali

Melanjutkan cerita sebelumnya dimana kami awalnya dari Nusa Lembongan. Lembongan – Sanur hanya ditempuh selama 30 menit. Tiba di Sanur waktu sudah menunjukkan pukul 16:00 WITA. Setelah mengambil mobil yang kami tinggal di sekitaran dermaga kami lanjutkan perjalanan ke arah Uluwatu dimana sebenarnya masih pengen jalan-jalan ke pantai Suluban, tapi ternyata jalanan super macet. Ya udah lah kami langsung berubah arah ke Jayakarta Hotel di daerah Legian tempat kami bermalam selama 2 hari kedepan. Saatnya memanjakan diri dari losmen/homestay tanpa AC sekarang nginepnya di hotel resort yg full fasilitas dan yang penting gratisan 😀

Baca lebih lanjut

Nusa Lembongan

Setelah akhirnya berhasil keluar dari Nusa Penida (baca kisah sebelumnya) meski dengan tergopoh-gopoh karena tukang perahu sedang terburu-buru. Sekitar pukul 15 WITA kami sampai di bawah Jembatan Kuning Nusa Lembongan.

Persis disebelah jembatan kuning ada warung dengan tulisan sewa motor. Setelah tanya-tanya kami diberi harga 100rb untuk satu setengah hari yaitu mulai sore ini hingga besok tak terhingga.

Tujuan utama tentu saja losmen dahulu agar tas bisa diletakkan dan kami dapat dengan leluasa jalan-jalan tanpa beban. Kami booking losmen di Nyoman Guest House yang berada di Jungut Batu. Karena Lembongan tidak sebesar Penida jadinya meski tanpa guide pun rasanya ngga bakal tersesat, jalannya cuma itu-itu aja 😀

Baca lebih lanjut

Nusa Penida

Setelah dipikir-pikir rasanya beberapa kali kami liburan karena terpaksa 😀 Seperti kali ini, kami terpaksa berlibur ke Bali karena voucher yang kami dapat dari Club Liburan sudah mendekati batas kadaluarsa, kan sayang kalo hangus. Padahal untuk mendapatkannya harus menunggu 3 tahun sekali.

Akhirnya sekalian saja diputuskan untuk melanglang ke Nusa Penida dan Nusa Lembongan.

Baca lebih lanjut

Air Terjun Tumpak Sewu – Pronojiwo Lumajang

Setelah dari  Pulau Merah Banyuwangi, saat ini kami bermalam di kota Jember untuk besoknya melanjutkan tujuan berikutnya ke Air Terjun Tumpak Sewu Pronojiwo, Lumajang.

Berangkat pukul 8 pagi setelah sebelumnya siarah ke makam nenek di Jember kami langsung jalan menuju Lumajang. Jangan lupa kalo melewati Jatiroto wajib hukumnya mampir di depot pastel goreng Soponyono hahaha. Pastel gorengnya enak bingitzzzzz dengan duit 6rb kita sudah bisa mencicipi pastel gorengnya.

Baca lebih lanjut

Pulau Merah dan Teluk Hijau

Setelah kemarin dari Pulau Menjangan, hari ini tujuan kami adalah Pulau Merah dan Teluk Hijau. Dari Jajag, Banyuwangi tujuan pertama adalah Teluk Hijau karena paling jauh.

Sekitar pukul 8:00 kami mulai meluncur ke arah selatan. Sebenarnya ngga jauh-jauh juga Teluk Hijau. Untuk menuju ke Teluk Hijau sebenarnya melewati persimpangan ke Pulau Merah, tetapi berhubung kata beberapa referensi yang ada Pulau Merah lebih indah saat sore dan Teluk Hijau lebih indah saat pagi, maka tujuan pertama adalah Teluk Hijau dahulu.

Baca lebih lanjut